Prihatin, Bayi Usia 20 Bulan Asal Cianjur Menderita Gizi Buruk 

1

Seorang balita di Kabupaten Cianjur, menderita gizi buruk, sejak usai satu tahun, namun kini, di usianya beranjak dua tahun, sang anak hanya mempunyai berat badan delapan kilogram. Kedua orang tua hanya bisa pasrah, melihat kondisi anaknya semakin mengkhawatirkan.

Beginilah kondisi Muhammad Bayu, balita yang menderita gizi buruk, anak dari pasangan Ahmidin dan Alissa, kondisinya semakin hari semakin mengkhawatirkan, tubuhnya yang semakin mengecil membuat bayu  hanya berbaring dan terkulai lemas. Kedua orang tua bayu Warga Kampung Simpang Tilu , Desa Tanjung Sari,Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur,yang bekerja sebagai buruh serabutan, hanya bisa pasrah, melihat kondisi anaknya yang terus menurun berat badannya, yang saat ini hanya delapan kilogram, tidak sebanding dengan usianya. Seharusnya berat badan normal anak di usia memasuki dua tahun, yakni lima belas kilogram. Menurut orang tua , bayu menderita gizi buruk sejak memasuki usia satu tahun, badannya panas dan mulai berat badannya mengalami penurunan drastis. Keluarga miskin yang tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah tersebut, sempat membawa bayu berobat rekomendasi dari anggota DPRD Cianjur, dan bayu sempat dirawat dua puluh delapan hari di RSUD Sayang Kota Cianjur, hasil diagnosa dokter/ Bayu/ selain gizi buruk juga mempunyai penyakit penyerta yakni lever dan paru-paru, namun pengobatannya tidak selesai, lantaran pihak rumah sakit menyuruh bayu  pulang karena ruangan perawatan tempat bayu dirawat akan direnovasi. Usai dirawat di RSUD Sayang Cianjur, bayu tidak pernah lagi mendapat perawatan medis secara serius dan keterbatasan biaya, membuat kedua orang tua Bayu hanya bisa pasrah.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan pihaknya akan menangani bayu dengan merujuk ke RSUD Sayang Kota Cianjur, untuk diberikan penanganan serius, dengan memperhatikan asupan gizi dan mengobati penyakit penyerta lainnya, serta menggratiskan biaya selama penanganan di rumah sakit.

Baca Juga :   Mardani : Segera Revisi UU ITE Jika Tidak, Jokowi Dianggap Sedang Membuat Drama

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan Cianjur akan memberikan Kartu Indonesia Sehat, karena selama ini keluarga bayu tidak memilik jaminan kesehatan dari pemerintah. Pihak Dinkes juga akan terus memantau perkembangan Bayu.

Heri Setiawan , Bandung Tv .,