Proyek Tol Cisumdawu Masih Saja Terkendala Pembebasan Lahan

4
Proyek Tol Cisumdawu Masih Saja Terkendala Pembebasan Lahan

BISNIS BANDUNG– Target penyelesaian  pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)  yang harus selesai pada akhir tahun 2021, masih saja terkendala pembebasan lahan.Dari waktu yang sudah ditentukan hanya tersisa delapan  bulan di tahun ini (2021) Tol Cisumdawu tersebut harus sudah selesai.

Dalam kunjungannya ke Sumedang baru baru ini, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI DKI Jakarta dan Jawa Barat, Ditjen Bina Marga, Hari Suko Setiono, mengatakan, sisa waktu  delapan  bulan  masih ada kendala serius untuk menyelesaikan Tol Cisumdawu, yaitu  pembebasan lahan milik warga yang belum semua terselesaikan.

Hari menyebutkan, pihak Pemkab Sumedang harus bergerak cepat dalam penyelesaian pembebasan lahan milik warga ini, dan membantu dalam urusan percepatan pembebasan agar target pengerjaan tidak melenceng dari yang sudah ditentukan.

“Kendala masih lahan, kalau konstruksi secara teknis kita bisa lakukan percepatan,” ujarnya saat ditemui di Gedung Negara, Sumedang.

Dia   mengatakan,  dalam menyelesaikan masalah pembebasan lahan,  pihaknya akan menempuh dengan proses sesuai dengan aturan pengadaan lahan, sehingga jika tidak ada titik temu, masalah ini akan dibawa ke pengadilan.

Pembebasan lahan untuk di seksi I Cileunyi-Rancakalong tersisa 35 persen, seksi II Rancakalong-Sumedang, dan seksi III Sumedang Cimalaka tinggal 5 persen lagi.

Sedangkan untuk seksi IV Cimalaka-Legok, seksi V Legok-Ujung Jaya, dan seksi VI Ujung Jaya Dawuan, kata dia, masih tersisa sekitar 50 persen.

“Targetnya bisa selesai akhir tahun, ini waktu kita sangat ketat, cuma 8 bulan lagi. Tapi kita akan berusaha semaksimal mungkin. Dari seksi I hingga seksi VI kita akan kebut dengan terobosan bagi lahan yang sudah siap bayar,” katanya.

Adapun  dana untuk  pembebasan lahan  sudah disiapkan dan sudah disetujui  sehingga pihaknya meminta dukungan ke Pemkab Sumedang untuk melakukan percepatan.

“Kami meminta dukungan ke Pak Bupati Sumedang supaya segera bisa melakukan sosialisasi kepada warga, supaya kita bisa segera masuk ke pembangunan fisiknya,” ucapnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, saat memberikan keterangannya terkait pembebasan lahan milik warga yang  menjadi kendala penyelesaian pengerjaan tol Cisumdawu mengatakan, pihaknya akan membantu menyelesaikan masalah pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Cisumdawu ini.

“Ini proyek startegis nasional yakni Jalan Tol Cisumdawu yang panjangnya 62 kilometer di Sumedang. Jadi Sumedang berkepentingan untuk menyelesaikan agar tol terwujud, berarti perlu akselerasi. Terkait ada kendala, kami akan bantu semaksimal mungkin,” kata Dony.

Dony mengatakan, untuk membantu dalam tahap penyelesaiannya,pihaknya sudah membentuk Satgas lahan dan bangunan yang terkena imbas proyek Tol Cisumdawu dan akan langsung dikerjakan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.

“Kewenangan kami sudah hampir selesai, tinggal lahan di luar itu, dan kami akan bantu secepatnya dengan menurunkan camat dan kepala desa untuk mengedukasi warga, supaya bisa menerima pembangunan jalan tol ini dengan ketentuan yang ada,” ucapnya.(E-010)***