Puluhan Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah

0

Sedikitnya dua puluh unit rumah warga dan beberapa titik jalan perkampungan, di Desa Buninagara, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, rusak akibat pergeseran tanah. Peristiwa pergeseran tanah tersebut, sudah terjadi sejak agustus 2020 silam, dan sudah dilakukan pengkajian oleh petugas dari BPBD Kabupaten Bandung, serta petugas dari PVMBG.

Beginilah kondisi rumah-rumah warga di Kampung Cikadu Kidul, Desa Buninagara, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, yang mengalami kerusakan, akibat peristiwa pergerakan tanah. Persitiwa yang terjadi pada bulan agustus 2020 lalu, awalnya hanya merusak sebelas rumah, dan sudah dilakukan peninjauan serta pendataan oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencama Daerah, atau BPBD Kabupaten Bandung. Namun, setelah diajukan penelitian oleh pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, atau PVMBG, ditemukan fakta bahwa di kawasan tersebut terdapat sumber atau rumah air, yang berada tepat di bawah kampung tersebut, sehingga bebatuan yang berada di dasar tanah bergerak dan menyebabkan pergeseran tanah. menurut ketua RW setempat, nandang wardan, hingga kini sedikitnya terdapat dua puluh rumah warga, yang mengalami kerusakan dan keretakan akibat pergerakan tanah susulan. Tak hanya merusak rumah-rumah warga, pergerakan tanah juga mengakibatkan kerusakan di beberapa titik jalan perkampungan.

Sementara menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara, pihaknya telah melakukan assesment ulang ke lokasi pergerakan tanah, dan menghimbau masyarakat setempat untuk tetap waspada, terlebih saat hujan deras turun, karena dikhawatirkan pergerakan tanah akan kembali terjadi saat debit air yang berada di bawah tanah tak bisa tertampung dengan baik.

Kini, meski dihantui rasa takut dan khawatir pergerakan tanah susulan kembali terjadi, warga hanya bisa berpasrah dan tidak mengungsi. Sementara kini pihak BPBD sudah memberikan data pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, atau PUPR Kabupaten Bandung, untuk segera ditindak lanjuti dengan merelokasi warga, membuatkan drainase kedap air, atau memperbaiki rumah dan jalan yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :   Pariwisata di Jabar Mulai Menggeliat

Yuwana Kurniawan, Bandung tv.