Puluhan Warga Utama Terima Dana Pembebasan Lahan

215

Puluhan warga di kelurahan utama, kecamatan cimahi selatan, kota cimahi, menerima uang penggantian lahan yang terkena mega proyek kereta cepat indonesia cepat jakarta- bandung, selasa siang. Di kota cimahi, pemerintah melalui pt pilar sinergi bumn indonesia menggelontorkan dana dua ratus tujuh puluh delapan miliar rupiah, untuk ganti rugi pembebasan lahan kereta api cepat tersebut.

Selasa siang, puluhan warga yang terkena dampak pembangunan mega proyek kereta cepat indonesia cina, khususnya warga kelurahan utama cimahi, beramai-ramai mendatangi kantor kelurahan, untuk menerima uang ganti rugi lahan mereka.

Di kota cimahi, pihak pemerintah melalui psbi menggelontorkan dana 278 miliar rupiah, untuk pembebasan lahan mega proyek tersebut.

Dirut pt psbi, natal argawan pardede menjelaskan, ganti rugi pembebasan lahan di kelurahan utama masih dalam proses, dan diharapkan dapat beralan lancar. Selain itu, masyarakat juga dapat menerima angka yang sudah dimusyawarahkan sebelumnya. Sedangkan nominal penggantian disesuaikan dengan posisi lahan.

Sementara itu, lurah utama, handi mengatakan, di wilayahnya terdapat 85 bidang tanah warga dari empat rw, yang harus diganti. Dirinya mengklaim, hampir seluruh warga di kelurahannya menerima pengantian.

Sedangkan seorang warga utama yang menerima ganti rugi, jaenal abidin mengaku bersyukur, telah menerima penggantian lahan miliknya dan keluarga yang tekena dampak mega proyek tersebut.

Pimpinan ponpes darur surur 4 ini menerima pembayaran ganti rugi sebesar 10 koma 7 miliar, dari total tanah seribu dua ratus meter persegi, meliputi pertanian dan pesantren miliknya.

Cimahi merupakan salah satu daerah yang terkena dampak pembangunan mega proyek kereta api cepat indonesia cina, jakarta bandung.

Selain kelurahan utama, warga di cibeber, leuwigajah, dan melong pun terdampak mega proyek tersebut, dengan mencapai 304 bidang tanah. Ditargetkan, proses pengantian rugi lahan akan rampung pertengahan april.

Baca Juga :   Sepi Pembeli, Ratusan Pedagang Pasar Geruduk Kantor DPRD

Algi muhammad gifari, Bandung TV.