Ratusan Rumah dan Akses Jalan Terendam Banjir

245

Setelah kawasan hulu sungai Citarum diguyur hujan sejak rabu sore hingga malam, ratusan rumah di kelurahan Andir, dan desa Rancamanyar, Baleendah, kabupaten Bandung, terimbas banjir setinggi hingga seratus sentimeter. Selain pemukiman, banjir yang diakibatkan luapan aliran sungai Citarum dan Cisangkuy tersebut juga merendam jalan raya.

Kamis siang, ratusan rumah warga di kelurahan andir dan desa Rancamanyar, kecamatan Baleendah, kabupaten Bandung, terendam banjir setinggi tiga puluh hingga seratus sentimeter. Banjir akibat luapan aliran sungai Citarum dan Cisangkuy ini, terjadi sejak rabu malam, pasca hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah pangalengan Rabu sore hingga malam.

Barang-barang milik warga di dalam rumah rata-rata tak bisa diselamatkan dari genangan air, karena banjir datang secara tiba-tiba dan berlangsung cepat. Warga juga terpaksa menggunakan trasportasi perahu untuk beraktivitas keluar masuk perkampungan. Tak sedikit warga yang menerobos genangan air dengan menggunakan kendaraannya. Akibatnya, beberapa sepeda motor milik warga mengalami mati mesin.

Salah satu warga kelurahan andir yang kediamannya tergenang air setinggi satu meter, Ika Sudrajat mengatakan, banjir akibat luapan sungai Citarum ini mulai merendam pemukiman pada pukul tiga dinihari, pasca hujan deras semalam. Bahkan, sebagian warga mulai mengungsi, karena khawatir hujan turun kembali.

Tak hanya ratusan pemukiman warga, banjir juga merendam akses jalan penghubung antar kecamatan di Baleendah. Banjir di kawasan ini memang kerap kali terjadi, jika beberapa kawasan yang posisinya lebih tinggi seperti Pangalengan, Kertasari, dan Majalaya, diguyur hujan deras.

rezytia prasaja, bandung tv.