Rekan Kerja Desak WNA Asal Tiongkok Periksa Kesehatan

8

BISNIS BANDUNG – Kepanikan akibat merebaknya penyebaran virus Corona atau Covid-19 tidak mudah dibendung, sebagaimana  yang terjadi di sejumlah daerah termasuk di wilayah Kabupaten Garut.

Hal ini juga yang membuat sejumlah pekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Garut, memaksa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok untuk memeriksakan kesehatannya.

Juru Bicara Tim Penanganan Virus Corona Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, menyebutkan, atas desakan para pekerja di perusahaan tempatnya bekerja itulah, seorang WNA asal Tiongkok, datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD dr Slamet Garut, Senin 9 Maret 2020.

WNA itu datang dengan tujuan untuk memeriksakan kesehatannya secara menyeluruh. Hal tersebut ia lakukan mengingat adanya desakan dari para pekerja lainnya di perusahaan tempat ia bekerja.

“Tadi siang ke RSUD dr Slamet Garut ada seorang WNA asal Tiongkok yang datang untuk memeriksakan kesehatannya secara menyeluruh atau medical check up (MCU),” tutur Ricky.

Dia  mengatakan, kekhawatiran para pekerja di salah satu perusahaan yang ada di Garut itu  cukup beralasan. WNA itu  baru tiba dari Tiongkok setelah sebelumnya pulang kampung untuk ikut merayakan Imlek.

” WNA itu pulang ke Tiongkok pada 19 Januari 2020 lalu karena ingin merayakan Imlek di negaranya, “ ucapnya.

Ia kemudian kembali ke Indonesia, tepatnya ke  Garut pada 31 Januari 2020 yang  saat itu kasus  penyakit Covid-19 sedang ramai-ramainya menjadi pembicaraan,” katanya.

Padaha tutur Ricky, saat sampai di Indonesia,  WNA itu telah menjalani pemeriksaan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) di Bandara.

Ia pun saat itu dinyatakan sehat dan mendapatkan kartu HAC (Health Alert Card) dari petugas yang telah melakukan pemeriksaan kesehatannya sebagai bukti telah jalani screening. Dia pun diperbolehkan melanjutkan perjalanannya ke Garut.

Diungkapkan Ricky, setelah beberapa hari berada di Garut, WNA  ini baru masuk kerja. Di perusahaan tempatnya bekerja,   WNA ini pun kembali diperiksa oleh dokter perusahaan dan juga dinyatakan sehat. (B-002)***