Relawan Pelayanan Kesehatan MDMC Ditabrak Motor Polisi, Kemudian Dipukuli

34

BISNIS BANDUNG – Sejumlah relawan Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dipukuli diduga dilakukan oleh aparat .

Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/10) mengungkapkan, beberapa relawan diduga mengalami tindak kekerasan dari aparat, saat bertugas memberikan pelayanan kesehatan dalam demonstrasi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja, Selasa (23/10/20)  .

“Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan Relawan Muhammadiyah ditabrak dahulu dengan motor oleh polisi, kemudian dipukul. Setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat dan ditendang,” ujar Budi .

Relawan yang diseret ke arah mobil polisi berhasil diminta rekan-rekannya untuk tidak dibawa dan kemudian dirawat oleh Tim Kesehatan Muhammadiyah.

Budi menyesalkan kebrutalan oknum aparat yang diduga memukuli para Tim Medis MDMC Muhammadiyah yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan bagi yang membutuhkan perawatan, baik demonstran, aparat maupun warga yang terdampak kegiatan.

Polisi agar profesional

Dikemukakan Budi ,  kejadian itu bermula selepas maghrib. Saat relawan MDMC berada di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya Nomor 62. Mereka memantau situasi dan bersiap apabila jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah.

Selang beberapa saat datang rombongan Resmob Polda Metro dari arah Hotel Treva (Cikini) langsung menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

Atas insiden kebrutalan oknum aparat tersebut, MDMC PP Muhammadiyah sangat menyesalkan tindakan kekerasan itu dan meminta Polda Metro Jaya menjelaskan atas insiden tersebut.

MDMC juga meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap profesional dan melindungi relawan kemanusiaan yang bertugas di lapangan. Selanjutnya, kepada segenap relawan Muhammadiyah yang bertugas untuk tidak terprovokasi dan mempercayakan penanganan pada pimpinan. (B-003) ***

Baca Juga :   Pemkot Bandung Membeli Tanah RTH Dari Calo Dengan Harga Berlipat