Ridwan Kamil, “Penyelesaian Covid-19 Butuhkan Partisipasi Publik”

7

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Meminta Maaf Atas Dinamika Yang Terjadi Akibat Peristiwa Berkumpulnya Massa Di Megamendung Kabupaten Bogor Beberapa Waktu Lalu. Dirinya Pun Menegaskan, Untuk Penanganan Covid-19 Dibutuhkan Partisipasi Publik, Tidak Hanya Mengandalkan Aparat Pemerintahan Maupun Kepolisian.

Usai Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Mengungkapkan Permintaan Maafnya, Atas Dinamika Yang Terjadi, Pasca Kerumunan Massa Di Megamendung Kabupaten Bogor Beberapa Waktu Lalu. Menurutnya, Secara Teknis Ijin Acara Tersebut Bukan Wilayah Dirinya, Tapi Secara Hierarki Ada Pada Bupati Setempat. Tapi, Bupati Bogor Pun Sudah Tidak Memberikan Ijin, Dan Mengimbau Pembatasan Sesuai Protokol Kesehatan. Karenanya, Gubernur Yang Akrab Disapa Emil Ini Pun Mengimbau, Agar Masyarakat Khususnya Pemimpin Ormas, Komunitas, Dan Golongan Agar Paham, Menyelesaikan Covid-19 Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Aparat, Tapi Membutuhkan Partisipasi Publik. Dirinya Pun Mempersilakan Masyarakat Berkegiatan Dan Produktif, Tapi Harus Menggunakan Adaptasi Kebiasaan Baru.

Sementara Itu, Usai Libur Panjang Beberapa Waktu Lalu, Saat Ini Zona Merah Di Jabar Bertambah Menjadi 7, Yaitu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, Kota Bekasi, Dan Kota Cimahi. Tiga Diantara Daerah Tersebut Merupakan Penyelenggara Pilkada, Sehingga Emil Mengimbau Agar Para Kepala Daerah Dan Masyarakat Lebih Waspada.

Budi Hartati, Bandung Tv.