Ridwan Kamil Tegaskan, Warga Tak Boleh Menolak Divaksin

4

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, divaksinasi merupakan kewajiban warga negara, berdasarkan undang-undang tentang wabah tahun 1994. Karenanya, setiap warga negara yang sudah terdaftar, tidak boleh menolak divaksinasi dalam mengatasi pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkannya usai meninjau gudang vaksin di kawasan Kopo Bandung, selasa siang.

Usai meninjau gudang vaksin di kawasan Kopo Bandung, selasa siang, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, divaksinasi merupakan kewajiban warga negara, sehingga siapapun yang ditunjuk untuk divaksin, tidak boleh menolak karena penolakan bisa membahayakan kesehatan. Dirinya pun menyatakan, sesuai kesepakatan, yang akan divaksinasi pertama kali yaitu Presiden, dan hari selanjutnya Gubernur serta Bupati Walikota seindonesia.

Saat ini, sudah ada 30 ribu dosis vaksin yang diterima Jawa Barat dari Pemerintah Pusat, dan akan menjadi 90 ribu dosis vaksin jumat mendatang. Padahal, jumlah Nakes di Jabar ada 150 ribu orang. Ridwan Kamil meminta Pemerintah Pusat pada tahap berikutnya segera memberikan vaksin untuk semua tenaga kesehatan. Selain itu, jumlah yang dibutuhkan Jawa Barat pun mencapai 67 juta dosis vaksin. Vaksin dari Biofarma sudah mulai diproduksi sebanyak 120 juta dosis pada Februari hingga September 2021. Ridwan Kamil berharap, dengan kombinasi vaksin dari pusat dan Biofarma, 70 persen Warga Indonesia bisa segera divaksinasi. Dirinya pun menegaskan, setelah fatwa dari B-POM keluar, vaksin akan segera didistribusikan semuanya.

Berdasarkan tata cara keselamatan proses pengelolaan gudang, suhu kontainer penyimpan vaksin tidak boleh lebih dari 8 derajat celcius.

Budi Hartati, Bandung Tv.

Baca Juga :   Pemberian Anak Ayam Dikagumi Media Asing