RSHS Rawat 2 Pasien Terobservasi Terjangkit Virus Corona

14

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menerima dua pasien yang diobservasi terjangkit virus corona. Kedua pasien datang pada minggu 26 januari, dan setelah diobservasi di IGD langsung dilarikan ke ruang infeksi khusus kemuning. Status penyakit kedua pasien, yang salah satunya merupakan WNA China tersebut, masih menunggu hasil pemeriksaan apus tenggorokan dan apus hidung, dari litbangkes Jakarta.

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung merawat dua pasien yang diobservasi terjangkit virus corona. Salah satu pasien merupakan Warga Negara China berusia 35 tahun, yang datang minggu 26 januari, dengan surat rujukan dari rumah sakit cahya kawaluyaan Kabupaten Bandung Barat, dengan diagnosa infeksi saluran pernapasan atas akut. Karena datang dari sinchuan china pada 12 januari 2020, yang berjarak seribu 3 ratus kilometer dari kota terinfeksi corona yaitu wuhan, pasien langsung dipindahkan ke ruang infeksi khusus kemuning. Sedangkan pasien kedua berusia 24 tahun, dirujuk dari Rumah Sakit Boromeus Bandung pada hari sama, dengan keluhan kejang dan tidak sadar. Pasien sempat pergi ke Singapura untuk pengobatan epilepsi pada 11 hingga 22 januari 2020. Karenanya pasien langsung dimasukkan ke ruang infeksi khusus kemuning. Saat ini pasien mengalami perburukan pernapasan. Sampel apus tenggorokan dan hidung kedua pasien pun telah dikirimkan ke litbangkes Jakarta, senin ini, agar diketahui pasti status penyakit mereka.

Kini, keluarga kedua pasien pun diedukasi TIM dokter RSHS Bandung agar selalu menggunakan masker, sebelum ada hasil pemeriksaan dari litbangkes jakarta. Pihak RSHS pun mengimbau, agar terhindar dari infeksi virus corona, masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat, yaitu istirahat yang cukup, memenuhi asupan makanan yang sehat, berolahraga, hingga mencuci tangan dengan sabun atau campuran alkohol 70 persen. Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan masker di tempat umum, dan menghindari bepergian ke tempat yang diperkirakan menjadi lokasi penyebaran virus corona.

Budi Hartati, Bandung TV.