RSUD Cibabat Cimahi Siagakan Ruang Screening Pasien Suspect Corona

6

Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD, Cibabat, Kota Cimahi, menyiapkan ruang khusus screening dan observasi bagi pasien suspect virus corona. Hal tersebut menyusul ditetapkannya JABAR dengan status siaga satu, untuk virus corona.

Sebuah ruang khusus untuk screening dan observasi disiagakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah, RSUD, Cibabat, Kota Cimahi, untuk mewaspadai adanya pasien suspect virus corona. Ruangan tersebut berada di bagian terluar dari ruang Instalasi Gawat Darurat.

Pasien yang masuk ke ruang screening, sebelumnya telah mendapat pemeriksaan atau rujukan dari klinik atau puskesmas dengan status suspect corona. Dalam screening tersebut, pasien dengan dibantu petugas rumah sakit akan mengisi formulir screening suspect terkait lima gejala awal seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sesak nafas. Selain itu,petugas pun akan meminta keterangan terkait riwayat pasien seperti tempat tempat yang pernah dikunjungi dan lain sebagainya. Jika kelima gejala dalam formulir tersebut terisi maka dilanjutkan dengan pemeriksaan ulang oleh dokter IGD. Setelah dipastikan bahwa pasien tersebut suspect virus corona maka akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. PLT Direktur utama RSUD Cibabat, Reri Marliah mengatakan pasien bisa dinyatakan positif atau tidaknya terjangkit virus corona setelah mendapat pemeriksaan secara menyeluruh di rumah sakit tipe a, dalam hal ini RSUD Cibabat sebagai Rumah Sakit Tipe B akan merujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Hal tersebut sebagaimana instruksi KEMENKES, yakni saat ini hanya Rumah Sakit Tipe A yang memiliki fasilitas kesehatan lengkap untuk mendeteksi positif tidaknya seorang pasien terjangkit virus corona.

Selain ruang screening, RSUD Cibabat juga menyiapkan ambulans, respirator dan pakaian khusus bagi petugas medis dan sopir yang mengantarkan pasien suspect corona ke rumah sakit rujukan. Pihaknya meminta agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada menyikapi kasus pertama dua warga depok positif corona.

Algi Muhammad Ghifari, Bandung Tv.