Sajian Masakan AyamTaliwang, Menghentikan Peperangan Antar-Kerajaan

341
Ayam Taliwang

Salah satu warisan budaya kuliner yang menjadi ikon makanan khas masyarakat Suku Sasak di Lombok-Nusa Tenggara Barat ialah ayam taliwang. Ayam taliwang berupa olahan ayam kampung muda yang diramu dengan bumbu-bumbu tertentu, sehingga memberi cita rasa yang khas. Penyajiannya dipadukan dengan plecing kangkung dan beberuk terong.

Tak sedikit pelancong yang penasaran ingin tahu mengapa ayam bakar ini dinamakan Ayam Taliwang. Karena olahan ayam ini pertama kali dibuat oleh orang Karang Taliwang yang bertugas sebagai juru masak di Kerajaan Taliwang. Karang Taliwang merupakan sebuah tempat yang ada di Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dikisahkan, antara abad 14 hingga 17 terjadi peperangan antara Kerajaan Karang Asem (Bali) dengan Kerajaan Selaparang (Pulau Lombok).Pertempuran itu pecah akibat pelarian Putra Mahkota Raja Karang Asem ke tanah Selaparang .

Pelarian itu dibuntuti oleh sepasukan tentara Kerajaan Karang Asam hingga ke Selaparang. Masa itu pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang yang mendapat sera­ngan dari kerajaan Karangasem Bali.

Orang-orang Taliwang yang bertugas sebagai pendamai ditempatkan di suatu wilayah yang diberi nama Karang Taliwang sesuai dengan tempat mereka. Tugas orang-orang Taliwang ini adalah melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem agar pertempuran yang menelan banyak korban nyawa dan harta benda agar tidak berlanjut.
Dalam misi perdamaian itu ikut serta para pemuka agama Islam, juru kuda dan juru masak.

Masing-masing memiliki tugas tersendiri. Pemuka agama bertugas memberi tuntunan kehidupan kepada masyarakat dan melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem.
Juru kuda bertugas menjaga dan memilihara kuda. Juru masak bertugas menyiapkan logistik. Sejalan dengan tugas dan misi yang dijalankan, para juru masak dari Kerajaan Taliwang melakukan tugasnya dengan baik.