Semprotan Cairan Disinfektan Cat Mobil Bisa Kusam

56

BISNIS BANDUNG – Untuk menekan penyebaran virus corona atau covid-19, berbagai upaya dilakukan, salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan . Penyemprotan juga dilakukan oleh sebagian warga secara mandiri di komplek perumahan dan perkampungan.

Selain itu penyemprotan cairan disinfektan dilakukan juga pada beberapa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil oleh petugas.

Dibalik pencegahan penyebaran viruc covid 19 , adakah dampak yang ditimbulkan oleh penyemprotan disinfektan  pada cat bodi kendaraan atau mobil .

Menurut Okky RB24 AutoGarage spesialis poles kendaraan di Bandung, jika cairan disinfektan berbahan dasar alkohol tidak akan menimbulkan dampak apapun pada cat bodi. Namun, jika bahan dasar karbol atau pemutih dampaknya dapat menyebabkan menurunnya kualitas warna atau korosi warna pada cat mobil.

Jadi warna cat yang mengkilap akan menjadi kusam. Jika mobil terlanjur terkena semprotan disinfektan sebaiknya lekas dibilas dengan air atau dicuci dengan menggunakan sabun, untuk mengurangi proses oksidasi cat.

Apabila kendaraan setelah dicuci masih meninggalkan flek air yang menempel dan warna cat menjadi kusam, segera lakukan compounding dan polishing yang bisa dilakukan sendiri di rumah . Caranya dengan menggosok dengan kain halus secara perlahan-lahan.

Terkait upaya tangkal virus corona pada interior mobil, Okky menganjurkan untuk membersihkan komponen kabin cukup menggunakan sabun bayi. Selain mengandung PH yang seimbang, terbukti kandungannya bisa menghilangkan bakteri.

Caranya dibuat dari bahan sabun padat bayi, kemudian dipotong kecil-kecil kemudian hancurkan sampai halus, kemudian dicampur menggunakan air. Penggunaannya juga cukup mudah, cukup dilap saja pada beberapa bagian interior, termasuk aman bagi interior berbahan kulit seperti jok. (E-002)***