Setelah Sembuh Bisa Kambuh?

19

JUMLAH Pasien Covid19 yang dirawat kemudian sembuh, makin hari makin banyak. Sedangkan pasien meninggal dunia, tidak melonjak tetapi juga tidak menurun. Update 10 Mei 2020 mencatat, penambahan pasien positif menurun dibanding sehari sebelumnya. Tanggal 9 Mei penambahan Covid 19 positif tercatat 593 kasus dan tanggal 10 Mei  hanya 387 kasus. Namun total kasus Covid-19 masih tinggi yakni  14.032 naik dari 13.879 dibanding sehari sebelumnya. Paien sembuh mencapai 2.607 orang dan yang meninggal 973 orang.

Pasien sembuh yang terus naik berkolerasi dengan makin menurunnya serangan Covid-19 di Indonesia. Namun masih belum dapat dikatakan, para pasien sembuh itu menjadi orang yang 100 persen imun Covid 19. Meskipun boleh dikatakan kasuistis, seorang pasien setelah sembuh dan pulang, ternyata selang dua minggu kambuh dan harus dirawat lagi.

Artinya pasien yang sembuh harus tetap secara rutin—setidaknya selama dua minggu sampai satu bulan, terus dipantau. Mereka harus tetap berhati-hati dan meningkatkan disiplin sesuai imbauan pemerintah. Kasus kambuh itu bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain, kemungkinan corona masih ada yang bersarang pada badan pasien itu yang tidak terditeksi akibat cara dan alatnya tidak memadai.

Kapan kembali ke kehidupan normal?   

Pertanyaan itu muncul sejak awal pandemik, bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Semua penduduk negeri yang terpapar Covid-19, hanya itu pertanyaan yang terus bersipongang.

Muncul prediksi, Covid-19 akan sirna  pada waktu yang berbeda-beda. Di ASEAN, Malaysia (di luar Vietnam yang tidak terpapar), merupakan negara yang pertama kali bebas Covid-19  disusul Singapura, masing-masing awal dan pertengahan Mei ini. Sedangkan di Indonesia masih belum jelas. Presiden Jokowi meminta semua aparatur penanggulangan Covid-19, berlari lebih cepat. Presiden meminta Covid-19 hilang dari Indonesia paling lambat akhir Juni. Pada bulan Juli, rakyat Indonesia dapat kembali hidup normal.

Apakah target itu akan tercapai? Rakyat berharap kehidupan normal itu dapat terwujud lebih cepat. Hal itu dapat tercapai apabila semua rakyat Indonesia secara serempak melawan Covi-19. Satu-satunya cara,  semua rakyat mengikuti teknik dan tata cara menghindari penyebaran corona seperti ditetapkan pemerintah. Dan itu tidak mudah karena heterogenitas dan populasi penduduk. Selain itu  tingkat kesejahteraan rakyat yang masih rendah dan tidak merata. ***