Sidak Ke Pasar, Gubernur Minta Masyarakat Tidak Panic Buying

11

Usai sidak ke pasar tradisional sederhana Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, secara umum harga bahan pokok di tengah pandemi covid-19, masih terkendali dan suplai pun aman. Gubernur pun meminta agar masyarakat tidak beberlanja berlebihan, karena pihaknya sudah mengamankan suplai sembako termasuk gula putih, bekerjasama dengan bulog.  

Setelah sempat terjadi panic buying akibat pandemi covid-19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sidak ke pasar tradisional sederhana Bandung, rabu pagi. Usai sidak ke beberapa jongko, Gubernur pun menyatakan, secara umum harga masih terkendali, kecuali gula pasir yang naik menjadi 17 ribu rupiah perkilogram. Dirinya pun mengimbau agar masyarakat tidak berbelanja berlebihan, karena pihaknya sudah mempunyai sistem untuk memastikan suplai sembako aman, salah satunya melalui kerjasama dengan bulog.

Sementara itu, kepala dinas perindustrian dan perdagangan Jabar, Arifin menyatakan, persediaan gula putih terbatas karena belum ada suplai baru dari importir. Tapi, dirinya optimis, setelah dikeluarkan ijin impor, pada minggu ketiga maret sudah ada lagi pasokan gula putih. Sedangkan terkait harga telur, dirinya menyatakan memang terjadi fluktuasi karena mendekati bulan ramadhan. Tapi, pihaknya akan mengecek kembali, karena kebutuhan bandung khususnya dan jabar umumnya 40 persen disuplai dari luar daerah. Arifin pun menyatakan, belum ada rencana operasi pasar. pihaknya pun sudah memantau ke 10 tempat, dan akan turun ke gudang pasar modern, untuk memastikan keamanan persediaan bahan pokok.

Sementara itu, untuk menjamin keamanan pasar dari virus corona atau covid-19, gubernur sudah mengeluarkan edaran ke Bupati Walikota dan instansi terkait, agar menyemprotkan disinfektan di pasar modern, ruang ibadah, terminal, hingga pasar tradisional. masyarakat pun diharapkan memperbanyak tinggal di rumah agar peredaran virus tersebut dapat diantisipasi.

Budi Hartati, Bandung Tv.