SMAN 10 Bandung Miliki Kantin Sehat yang Refresentatif

28

BISNIS BANDUNG — Gedung SMAN 10   di Jalan Cikutra 77 Kota Bandung  yang menampung lebih 1.500 siwa, kini memiliki 15 ruang kantin sehat yang refrensentatif  dan delapan ruang  ekstra kulikuler. Bangunan  baru tersebut  diresmikan, Selasa (18/2/2020) oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dewi Sartika dalam momentum milad ke 53 sekolah tersebut.

Kepada wartawan  Kepala Sekolah SMAN 10,  Ade Suryaman mengungkapkan pada milad ke 53  SMAN 10 Bandung,  sama seperti tahun sebelumnya berupaya menghadirkan pelayanan pendidikan kepada siswa. Khusus  tahun ini,  pihaknya  mengapresiasi kepada komite sekolah, orang tua siswa, para alumni dan tentunya dukungan yang sangat bernilai dari dinas pendidikan.

Dalam penjelasannya  yang didampingi pengurus komite sekolah, Ade menyebutkan kehadiran ruang baru tersebut, sebagai wujud pemenuhan kualitas pendidikan guna memberikan rasa nyaman dalam belajar disekolah.

Menurut  dia, milad kali ini  melakukan berbagai kegiatan, seperti  donor darah, mengumpulkan 5 juta donasi uang, hingga edu expo campus. Dan itulah upaya manajemen sekolah untuk kepentingan anak anak didik demi  terwujudnya  manusia yang berakhlak dan berbakti pada sesama.

“Dengan motto Berilmu, Berakhlak dan Berbudaya, di usia ke 53 SMAN 10 Bandung di tahun 2020 ini, konsisten menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovasi dan kretif dalam rangka membentuk karakter siswa yang berhasil dan sukses serta berakhlak mulia,” tuturnya.

Pada peringatan Milad 53 SMAN 10 Bandung, yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Kepala KCD Wilayah Vll Jabar, serta para Kepala Sekolah SMA Negri se wilayah Vll, mengapresiasi dengan pencapaian prestasi, diantaranya menghadirkan sarana dan prasarana baru yang ada di SMAN 10.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika  menyatakan kegembiraannya atas prestasi yang diarih  SMAN 10 Kota Bandung.  Diakuinya,  tidak semua sekolah bisa menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, untuk menunjang pelaksanaan pendidikan yang terstruktur.

Dikatakan, SMAN 10 telah berupaya memberikan rasa nyaman untuk siswa, diantaranya dengan bangunan baru untuk kantin sehat dan ruang Eskul, sebagai pemenuhan kebutuhan siswa. Diharapkan SMA 10 menjadi sekolah adiwiyata,  maknanya sekolah sudah tertata baik.

Kata  Dewi,  rata rata ramaja usia 15 hingga 19 tahun, mempunyai defisiensi kekurangan darah, sehingga harus disuport oleh kantin sehat dengan makanan sehat dan bergizi. Melalui kantin sehat dapat memberikan peningkatan kesejahteraan, dengan memanfaatkan potensi yang ada. (B-002)***