Strategi Pemkot Bandung Dongkrak Perekonomian

5
Strategi Pemkot Bandung Dongkrak Perekonomian

BISNIS BANDUNG– Sejumlah program untuk mendongkrak ekonomi dijalankan  tanpa melupakan kepentingan kesehatan. Mulai dari digitalisasi pasar, pelatihan, izin gratis, serta “bussiness matching” (mempertemukan penjual dan pembeli) secara daring.“Kami juga gelar Pasar Kreatif Bandung. Meskipun deg-degan, khawatir tak laku. Kita kerja sama dengan Dekranasda Kota Bandung dan APPBI Jawa Barat. Semua difasilitasi gratis dan kerja sama dengan sembilan pusat perbelanjaan dan omset yang diraih hampir Rp1,7 miliar,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah, Selasa (16/3/2021).

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menyatakan secara perlahan mulai menjalankan sejumlah strategi untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Disdagin pun tengah bekerjasama dengan perusahaan penyedia “market place” guna memperbesar penetrasi pelaku usaha Kota Bandung di ranah digital.

Karena selama pandemi, pelaku yang biasa berjualan secara luring atau seperti biasa  mengalami keterpurukan, sehingga ia rasa para pelaku usaha perlu memanfaatkan kanal digital sebagai media berjualan.

“Dari Disdagin melakukan pelatihan optimalisasi digital marketing. Bagaimana pengusaha meningkatkan omzet karena offline terpuruk. Ada 290 yang kami latih bekerjasama dengan marketplace,” katanya.

Pemkot Bandung juga  membantu 386 produk untuk mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kemudian Disdagin  memberikan 120 izin produk gratis guna mengakselerasi para pelaku usaha.(B-002)***