Tak Melulu Negatif Kata Pansos Kerap Hiasi Media Sosial

4

BISNIS BANDUNG– Kalangan orang tua kerap dibuat bingung dengan banyaknya istilah baru yang menghiasi  percakapan di media sosial (medsos). Sebut saja salah satu ungkapan yang sedang tenar di kalangan anak muda atau milennial yaitu  Pansos  sebagai kependekan dari Panjat Sosial.

“Kata pansos di medos boleh jadi  tidak terlepas dari orang-orang yang tidak mampu untuk berada di puncak bukit tertentu dengan usaha sendiri membutuhkan orang lain, yang menurutnya sudah berada di puncak bukit untuk bisa mencapai puncak dengan instan,” turur Sendi (20 th) mahasiswa universitas swasta di Kota Bandung  kepada Bisnis Bandung, Rabu (10/3/2021).

Ia menyebutkan pansos  sering  dipandang sebagai perilaku negatif meski tidak semuanya merugikan orang lain. Pansos dapat memiliki dampak internal terhadap karakter seseorang dari waktu ke waktu jika ia menghalalkan segala cara untuk melakukan panjat sosial demi keuntungannya semata.

Pansos mungkin terlihat sebagai fenomena sederhana dan mudah untuk melabeli secara sembarangan beberapa orang yang terus menempel pada orang-orang yang punya kuasa agar bisa menaikkan “pandangan sosial” orang lain terhadapnya.

Namun apakah semua pansos buruk? Pansos adalah salah satu internet slang yang merupakan singkatan dari panjat sosial. Kata “pansos” ini telah resmi menjadi bagian dari kosakata dalam Bahasa Indonesia.

Hal ini dibuktikan telah masuknya arti kata “pansos” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut KBBI, arti pansos adalah usaha yang dilakukan untuk mencitrakan diri sebagai orang yang mempunyai status sosial tinggi, dilakukan dengan cara mengunggah foto, tulisan, dan sebagainya di media sosial.  (B-002)***