Tekan Covid, Pemkot Bandung Siapkan PPKM Skala Mikro

2
Tekan Covid, Pemkot Bandung Siapkan PPKM Skala Mikro

BISNIS BANDUNG– Sebelas kecamatan di Kota Bandung diprioritaskan untuk penerapan  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro guna menekan laju kasus Covid-19.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna 11 kecamatan itu yang memiliki kasus tertinggi sejak satu pekan terakhir. Namun, sejauh ini menurutnya belum ada kecamatan yang menerapkan PPKM mikro tersebut.

“Pak Camat ini sedang mempersiapkan terutama titik yang kasusnya tinggi, kemarin kan ada 11 kecamatan, nah itu yang kita prioritaskan,” kata Ema  Selasa (9/02/2021).

Ia mengungkapkan pihaknya masih menunggu pengajuan PPKM tersebut dari tingkat kecamatan. Karena, dalam PPKM mikro ini pihaknya menerapkan kebijakan dari bawah ke atas.

“Kita tunggu sekarang kecamatan setelah ada komitmen dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerjanya, kan kalau misalnya kecamatan mana melaksanakan PPKM, itu bukan berarti seluruh kecamatan, karena mungkin kasus antar kelurahannya berbeda,” katanya.

Berdasarkan analisa Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, sebamyak 11 kecamatan itu yakni Kecamatan Antapani, Coblong, Batununggal, Rancasari, Buahbatu, Andir, Arcamanik, Bandung Kidul, Sukajadi, Sukasari, dan Ujungberung.

Kasus  yang paling tinggi saat ini berada di Kecamatan Antapani dengan jumlah 93 kasus. Kemudian Kecamatan Sukajadi masuk ke dalam 11 kecamatan yang diprioritaskan itu dengan jumlah 41 kasus COVID-19.

Menurut Ema, Surat Keputusan Wali Kota Bandung akan keluar setelah kecamatan sepakat untuk mengajukan PPKM mikro tersebut.

Dalam pelaksanaannya, menurut Ema, Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan akan mulai melakukan sosialisasi secara berjenjang.

“Sosialisasi dilakukan oleh camat, Satgas ini kan berjenjang, camat itu ketua satgas di wilayahnya, fungsi perannya sama, bedanya ya hanya skala,” ucapnya.(B-002)***