Terkait Virus Corona Disnakertrans Jabar Lakukan Pendataan Pekerja Migran

7

BISNIS BANDUNG – Kepala  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Jabar, Drs.Mochamad  Ade Apriandi, M.T meminta  segenap jajarannya melakukan pendataan  bagi  Pekerja Migran Indonesia (PMI)  yang baru atau sedang kembali ke Tanah Air serta purna PMI dari negara-negara yang terpapar virus corona dalam rentang waktu dua bulan ke belakang.

Pendataan  dimaksud  guna menindaklanjuti surat Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan  Kerja Kementrian RI No B.5/51/ASO202/I/2020 tanggal 24 Januari 2020 tentang Kewaspadaan Penyebaran Penyakit  Penunomia  Berat yang  tidak diketahui penyebarannnya  di lingkungan pekerja.

“Kami Disnakertrans sudah dan terus menindaklanuti arahan pak Gubernur Jabar, terkoorniasi dengan Disnaker dan Dinkes Provinsi serta kabupaten/kota. Begitu pula dengan instansi terkait, termasuk Ombudsman Jabar,”  kata  Ade Apriandi kepada pers, Selasa (3/3/2020).

Ade  juga menyatakan agar  segera melaporkan kepada instansi terkait setiap kasus  yang patut diduga kasus penumenia berat yang tidak diketahui penyebabnya. Ini semua  sebagai bentuk antisipasi dan kewaspadaan penyebaran virus dimaksud.

Kepada Unit Pengaweasan Kerenagakerjaan  diperintahkan untuk menugaskan pegawai pengawas ketenagakerjaan  melakukan koordinasi  dengan Disnaker Kab/Kota dan pimpinan perusahaan untuk mendata tenaga kerja dan tenaga kerja asing yang melakukan perjalanan ke negara yang terpapar virus corona dalam waktu dua bulan ke belakanag.

Kepala BLK PMI diminta melakukan koordinasi dengan Disnaker Kab/Kota dan pimpinan perusahaan penempatan PMI  (P3MI) di Jabart uhntuk mendata PMI yang tengah kembali ke Tanah Air dan purna PMI dari negara terpapar virus corona dalam rentang waktu dua bulan ke belakang.

Diketahui  bahwa  Gubernur Jabar, Ridwan Kamil  menandaskan  bahwa Jabar dalam kondisi Siaga 1 virus corona atau Covid-19, pasca dua waarga Depok dinyatakan positif terpapar virus tersebut. Pun kepada seluruh rumah sakit di Jabar diinstruksikan Siaga-1. (B-002)***