Tidak Seharusnya Megawati Menggeneralisasi Aksi Anarkis Didi : Tidak Menuduh Generasi Milenial Hanya Bisa Berdemontrasi

11

BISNIS BANDUNG – Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyesalkan pernyataan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang mempertanyakan sumbangsih generasi milenial. Tidak seharusnya Megawati menggeneralisasi generasi milenial dengan aksi anarkistis sekelompok orang pada demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja beberapa hari ini.

“Megawati tidak boleh asal tuduh kepada kaum milenial terkait demo anarkis yang lalu,” kata Didi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Didi mempersilakan Megawati mempermasalahkan demo anarkistis dalam aksi demo menolak UU Cipta Kerja. Namun, ia meminta, untuk tidak menuduh generasi milenial sebagai penyebabnya. Didi menduga, demo anarkistis tersebut sudah direkayasa kelompok penyusup yang ingin memperkeruh suasana.

“Konteks oleh ibu Megawati sangat keliru dan tidak tepat, demo anarkis dikaitkan dengan milenial. Demo anarkis sudah pasti rekayasa kaum penyusup yang hendak bermain di air keruh. Tidak ada kaitan sama sekali dengan konteks kaum milenial,” ujar Didi.

Didi berharap Megawati lebih berhati-hati dan bijak dalam menilai generasi milenial. Selain itu, ia meminta Presiden Jokowi tetap memberi perhatian khusus bagi generasi milenial agar langkah mereka sukses ke depannya.

“Aksi demo mahasiswa menolak omnibus law perlu diapresiasi sebagai niat baik rakyat menyampaikan pesan dan kritiknya terhadap pemerintahan, demonstrasi merupakan hak rakyat yang dilindungi undang-undang,” pungkas. Peryataan Didi merupakan tanggapan terhadap Megawati yang  menanyakan sumbangsih generasi milenial saat ini yang menurutnya hanya bisa berdemonstrasi, salah satunya demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dalam beberapa hari terakhir.  Megawati menanyakan sumbangsih generasi milenial saat ini yang menurutnya hanya bisa berdemonstrasi, salah satunya demonstrasi menolak UU Cipta Kerja dalam beberapa hari terakhir ini. (B-003) ***

Baca Juga :   Pilkada di Jabar Jangan Terjebak Kecurigaan Berlebihan