Tips Chat WhatsApp akan Otomatis Hilang Setelah 7 Hari?

51

BISNIS BANDUNG — WhatsApp terus mengeluarkan fitur terbaru untuk memudahakan para pelanggan menggunakan aplikasi perpesanan ini. Fitur yang dikeluarkan membuat para pengguna lebih aman dan nyaman menggunakan aplikasi whatsApp.

Di tahun lalu, WA meluncurkan fitur yang namanya Disappearing Messages. Seperti apa kehebatan aplikasi ini, simak berikut ini.

Fitur ini memungkinkan pesan terhapus secara otomatis setelah tujuh hari diterima. Namun, fitur tersebut harus diaktifkan secara manual.

Pengguna harus mengaktifkan mode Disappearing Messages di setiap kontak secara satu per satu. Hal itu tentu menghabiskan banyak waktu dan tidak efisien.

Kini, WhatsApp sedang mempersiapkan solusinya agar lebih efisien dan cepat.

Menurut bocoran dari situs WA Beta Info yang kerap membocorkan fitur baru WhatsApp, fitur Disappearing Messages akan ditingkatkan kemampuannya.

Menurut bocoran dari situs WA Beta Info yang kerap membocorkan fitur baru WhatsApp, fitur Disappearing Messages akan ditingkatkan kemampuannya.

Seperti dilansir dari berbagai sumber dalam artikel ‘WhatsApp Siapkan “Mode Menghilang”, Seperti Apa?”

Dari tangkapan layar yang beredar, tampak sebuah fitur bernama Disappearing Mode alias mode menghilang yang berada di dalam menu “Privasi”.

Jika mode itu diaktifkan, maka semua pesan baru akan otomatis hilang setelah tujuh hari.

Sehingga, pengguna tidak perlu lagi mengaktifkan fitur hapus pesan otomatis satu per satu untuk setiap kontak atau grup WhatsApp.

Dengan hapus pesan otomatis, pengguna bisa meningkatkan perlindungan untuk isi pesannya.

Kebijakan Baru WhatsApp

Sementara itu, kebijakan baru WhatsApp sudah mulai berlaku sejak 15 Mei 2021.

Pengguna diminta untuk menyetujui ketentuan baru tersebut, tetapi juga bisa menolak dengan tidak menekan tombol “setuju”.

WhatsApp menegaskan bahwa akun pengguna yang tidak setuju dengan kebijakan baru itu tak akan dihapus pada tanggal 15 Mei.

Meski demikian, ada konsekuensi lain berupa pembatasan fungsi yang dikenakan secara bertahap setelah tenggat itu.

Awalnya, pengguna akan kehilangan akses ke Daftar Obrolan, tetapi masih bisa menjawab panggilan masuk dan video call.

“Setelah beberapa pekan dengan fungsi terbatas, Anda tidak akan bisa lagi menerima panggilan masuk atau notifikasi.

WhatsApp akan berhenti meneruskan pesan dan panggilan ke ponsel Anda,” tulis WhatsApp dalam laman berisi penjelasan di situsnya.

Dengan kata lain, jika tidak setuju dengan perubahan kebijakan privasi WhatsApp, pengguna pelan-pelan akan dibuat tak bisa menggunakan layanan pesan instan tersebut lewat pembatasan fungsi.

Selagi fungsi aplikasi dibatasi, WhatsApp akan terus menampilkan notifikasi yang meminta pengguna agar menerima kebijakan privasi baru berikut tombol untuk menyetujuinya.

Jadi, pengguna bisa berubah pikiran dan mengembalikan fungsi aplikasi sewaktu-waktu.

Perlu ditambahkan bahwa ada ketentuan lain di mana WhatsApp menyebutkan bahwa akun pengguna masih bisa dihapus apabila tidak aktif selama 120 hari.

Apabila diinginkan, pengguna juga bisa langsung menghapus sendiri akun WhatsApp miliknya. WhatsApp mengingatkan bahwa akun yang sudah dihapus tidak bisa dikembalikan.

“Penghapusan akun akan ikut menghapus chat history Anda, mengeluarkan Anda dari semua grup, serta menghapus data backup WhatsApp Anda,” tulis WhatsApp. (C-003)***