Tips Terhindar dari Hoaks COVID-19 di WhatsApp

12

INFORMASI yang salah atau hoaks terkait virus corona (COVID-19) terus meningkat setiap harinya. Bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menemukan lebih dari 250 hoaks hingga saat ini. Infomasi yang salah tersebut mampu meresahkan masyarakat di tengah pandemi global COVID-19.

Sebagian besar hoaks menyebar di media sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp. Untuk itu WhatsApp memberikan beberapa tips untuk mencegah penyebaran misinformasi terkait COVID-19 pada platform-nya, berikut ulasannya.

  1. Kenali Hoaks

Pertama Anda harus jeli untuk mengenali hoaks di Whatsapp. Beberapa ciri hoaks di antaranya pesan broadcats yang sering diteruskan, tanpa sumber atau tanpa bukti resmi. Selain teks, foto video, bahkan rekaman suara dapat direkayasa untuk menyesatkan Anda.

  1. Pesan Diteruskan

WhatsApp menambahkan fitur untuk mengenali pesan yang sering diteruskan yakni memiliki tanda diteruskan atau forwarded.

Tanda tersebut bisa membantu Anda untuk mengetahui apakah pesan tersebut ditulis oleh teman atau kerabat, atau apakah pesan tersebut sebenarnya berasal dari orang lain.

Ketika pesan diteruskan dari satu pengguna ke pengguna lain lebih dari lima kali, pesan ini akan ditandai dengan ikon ‘panah ganda’ untuk menunjukan bahwa pesan tergolong ‘Banyak Diteruskan’ (Highly Forwarded), dan mungkin berpotensi mengandung misinformasi.

  1. Cari Sumber Resmi

Saat Anda mendapatkan pesan broadcast terkait COVID-19 di WhatsApp, cobalah untuk mencari sumber resmi untuk memverifikasi informasi. Cari faktanya secara online dan periksa situs yang dapat dipercaya seperti WHO, kementerian kesehatan atau situs berita terpercaya untuk mengetahui dari mana cerita itu berasal. (C-003/BBS)***