Tol Dalam Kota Bandung Dibangun Bersamaan Dengan BIUTR

2513

BISNIS BANDUNG – Walikota  Bandung, Oded M. Danial  mendorong agar pembangunan tol dalam kota North South (NS) Link bisa segera terealisasi. Sehingga Kota Bandung memiliki alternatif lain untuk jalur lalulintas, untuk mengurangi beban volume roda empat.

Wali kota menyambut  rencana PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku pemrakarsa jalan tol NS Link  yang akan melakukan percepatan di tahun 2020 sejalan dengan upaya Pemkot Bandung  membangun kota.

“Bagi Kota Bandung dari awal  sudah sangat mendukung rencana tersebut. Saya senang  biar cepat dibangun,” ujar wali kota di Balai Kota Bandung,  Rabu (4/3/2020)

IMenurutnya , langkah PT CMLJ  selaras dengan upaya Pemerintah Kota  Bandung yang tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung Tahun 2011-2031.

“Sekarang ada pembahasan RTRW di DPRD Kota Bandung. Dengan ada rencana NS Link ini nampaknya harus ada percepatan,” ujarnya.

Sementara , Wakil Pimpinan Proyek PT CMLJ, Tri Agus mengatakan, langkah untuk mempercepat pembangunan NS Link ini  menyesuaikan dengan rencana pembangunan tol Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).

“Dulu BIUTR hilang timbul, sekarang sudah mulai serius, BIUTR dengan NS Linki akan ketemu. Karena dari Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung mengharapkan pembangunan jalan tol harus bersamaan. Jangan sampai ketemu di Jalan Dipenogoro , setelah itu macet,” kata Tri.

Jalan tol NS Link akan dimulai dari pintu Tol Pasirkoja, berbelok di Jalan Lingkar Selatan, kemudian lurus mengusuri Jalan Peta, Jalan BKR, Jalan Pelajar Pejuang, Jalan Laswi,  berbelok ke Jalan Sukabumi dan masuk ke Jalan Supratman sampai berakhir di Jalan Pusdai terintegrasi dengan jalan Tol BIUTR.

Sedangkan jalur BIUTR dimulai dari gerbang Tol Pasteur lurus ke menuju Pasupati melewati Pusdai  menyusuri Jalan Suci  – Jalan A.H. Nasution sampai Ujungberung. Dari Ujungberung  berbelok mengarah ke Gedebage masuk  ke Tol Cileunyi.

“Jadi jalan Kota Bandung tolnya dari ujung ke ujung jadi melingkar . Kita terus mendetailkan  supaya bisa gabung bersama. Sekarang kita akan menyelesaikan basic design mulai dari jalur, titik pertemuan dan jalur keluarnya,” Tri  Agus seraya menjelaskan basic design tol sudah dirancang, namun memerlukan penyempurnan agar pembuatan NS Link tidak  memunculkan masalah baru. Sedangkan pengerjaan konstruksi, baru akan dimulai pada awal 2021 mendatang. (B-003) ***