Trabas Tunggul Sabit Renovasi Musholla Dan Penghijauan

617

Para calon anggota Trabas angkatan Tunggul Sabit berkumpul  di area Taman Hutan Raya Dago, Minggu (12/1). Sebanyak 207 calon anggota Trabas  melaksanakan aktivitas bakti sosial dan go green yang merupakan salah satu tahapan  wajib ditempuh untuk menjadi anggota Trabas.

Untuk menjadi anggota Trabas, para calon anggota harus melewati serangkaian tahapan, di antaranya  mengikuti diklat teori dan praktek, eksploring dan observasi, menggelar kegiatan baksos, go green, hingga menyelenggarakan kegiatan Ulin Bareng. Setelah itu mereka akan dikukuhkan secara resmi menjadi anggota baru Trabas .

Sejak pagi hari mereka mempersiapkan bibit pohon serta mengikuti pengarahan dari para senior Trabas dan  pihak perwakilan pengelola Tahura. Momen ini menjadi  komitmen komunitas Trabas yang menjalin kerjasama dengan pengelola Tahura Dago dalam upaya melestarikan lingkungan.

Kawasan hutan dan perbukitan yang menjadi arena bermain untuk melakukan aktivitas offroad menjadi perhatian untuk dijaga kelestariannya dengan menghijaukannya kembali. Trabas angkatan TS melakukan penanaman pohon di area Baru Tunggul , sekaligus menutup kawasan Baru Tunggul, Babagongan, Portal, Ciburial dan Tebing Keraton  untuk aktifitas ofrroad yang ditandai dengan pemasangan plang pelarangan secara permanen. Kemudian setelah rangkaian go green ,  dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial  merenovasi musholla yang ada di kawasan Batu Lonceng Kabupaten Bandung Barat.

“Aktifitas baksos dan go green yang dilakukan oleh angkatan Tunggul Sabit (TS) inilah menjadi tahapan  akhir sebelum kegiatan Ulin Bareng yang wajib ditempuh dalam Diklat yang ke-10 berlanjut dengan sesi pengundian nomor register anggota resmi yang dilakukan secara acak,”ujar Dindin Apih Stone, Ketua Angkatan Trabas TS menambahkan. (E-002)***