UMKM dan Wisata Serap Pengangguran

6
UMKM dan Wisata Serap Pengangguran

BISNIS BANDUNG–  Berbagai cara pemerintah pusat dan daerah berupaya dalam mengentaskan kemiskinan yang disebabkan banyaknya warga masyarakat yang menjadi pengangguran.

Apalagi semenjak serangan virus Covid 19,yang mulai terjadi di bulan februari 2020 ini, banyak hal yang sudah dibangun hancur lebur,gagal total menjalar di semua bidang terutama perekonomian.

Akibatnya angka pengangguran baru di semua wilayah alami peningkatan.Upaya pemkab Sumedang dalam mencari solusi penanggulangan Untuk menanggulanginya, pihaknya akan terus berupaya membuka pintu bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di setiap desa,yang merupakan langkah awal sebagai solusi mengurangi angka pengangguran.

“Jika melihat kondisi saat ini, angka penganggurannya pasti naik, namun jumlahnya kita masih menunggu hasil penghitungan Badan Pusat Statistik (BPS),” kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir,saat melaunching aplikasi bumdes di kecamatan Situraja Sumedang,Selasa (17/11/2020).

Dony mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran di Kabupaten Sumedang sempat menunjukkan penurunan.Tetapi tidak menutup kemungkinan bertambah ditahun sekarang.

“Kalau data pada tahun 2019, angka pengangguran (di Sumedang) menurun, tetapi kalau tahun 2020 belum ada ukurannya. Harus by data ya, karena harus ada hasil penghitungan data dari BPS, dan itu belum keluar,” katanya.

Maka dari itu, kenaikan jumlah pengangguran menjadi fokus perhatian pemerintah kabupaten Sumedang. Untuk itu pihaknya telah menyiapkan berbagai solusi sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut.

“Salah satu upaya kami untuk mengatasi pengangguran Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan cara menggerakan sektor wisata, dan mengedepankan UMKM,” ucapnya.

Dony mengatakan, berbagai solusi telah dilakukan dalam menekan angka pengangguran di Sumedang. Terlebih, sebanyak 104 kelompok UMKM dari 52 desa telah dibentuk di wilayah Waduk Jatigede, hal itu sebagai cara untuk mengatasi kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Baca Juga :   Mahfud MD Berencana P4 Kembali Dihidupkan Terjemahan Pancasila Ada Pada UUD

“Koperasi kita bantu, dan One Pesantren One Produk, itu yang kami ikhtiarkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” ucapnya.(E-010)***