WAGUB Berharap Penggunaan Plastik Sekali Pakai Dihilangkan

7

Memperingati hari peduli sampah nasional tingkat Jawa Barat, Wakil Gubernur Jabar berharap, penggunaan plastik sekali pakai dihilangkan. Hal tersebut untuk mengurangi volume sampah yang dihasilkan warga Jawa Barat.

Hingga saat ini, sampah masih menjadi permasalahan serius di Jawa Barat. Menurut kepala dinas lingkungan hidup Jabar, Bambang Riyanto, di kawasan cekungan Bandung saja, setidaknya 2 ribu ton sampah dibuang ke TPPAS sarimukti setiap hari. Bambang pun menyatakan, Jabar masih perlu membenahi banyak hal, dimulai dari komitmen pemerintah dan masyarakat, partisipasi masyarakat, hingga prioritas program persampahan di pemerintah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyatakan harapannya agar pola penggunaan plastik sekali pakai dihilangkan. Hal tersebut sebagai salah satu cara untuk mengurangi volume sampah di Jabar.

Hingga saat ini, di Jawa Barat ada 4 wilayah yang sudah memiliki peraturan terkait penanganan sampah plastik sekali pakai, yaitu Kota Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor. Direktur penilaian kinerja pengelolaan limbah BTIGA dan non BTIGA Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Sinta Saptarina Sumiorino pun menyatakan apresiasinya terhadap Kota Bandung, sebagai satusatunya wilayah yang memiliki perda pelarangan plastik sekali pakai. Menurutnya, di indonesia baru ada dua provinsi yang memiliki peraturan terkait pelarangan plastik sekali pakai, sedangkan jumlah kabupaten kota yang sudah memiliki peraturan tersebut yaitu 29. Dirinya pun berharap, implementasi perda tersebut mulai dilaksanakan.

Sinta Saptorina pun menyatakan, anggaran penanganan sampah dari Pemerintah Pusat berupa DAK, DID, dan BLPS pun diturunkan berdasarkan kinerja Pemerintah Daerah dalam Penanganan Sampah. Karenanya, dirinya berharap tiap Pemerintah Daerah memberikan kinerja yang optimal dalam penanganan sampah.

Budi Hartati, Bandung Tv.