Waketum MUI :  Berdasar Kedekatan, Loyalitas Dan Profesionalitas Saja Calon Kapolri Rata-rata Kekayaannya Di atas Rp1 Miliar

5

BISNIS BANDUNG – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), meski hak untuk mencalonkan dan menunjuk Kapolri ada di tangan Presiden, namun disarankan  untuk menunjuk sosok yang bisa diterima masyarakat secara luas. Bukan  karena berdasarkan pertimbangan kedekatan, loyalitas dan profesionalitas saja.

“Tapi harus lebih luas dari itu, yaitu mana yang lebih besar maslahat dan manfaatnya bagi bangsa dan negara,” kata Anwar melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Selasa, (12/1) pekan ini.

Dikemukakan Anwar , beberapa waktu belakangan, hubungan antara pemerintah dan umat Islam agak terganggu lantaran sebagian orang ada yang menganggap muncul praktik kriminalisasi terhadap ulama. Walau, pemerintah telah berulang kali menegaskan tak ada kriminalisasi. Akan tetapi lanjut Anwar, sikap dan pandangan semacam itu tidak boleh dianggap enteng oleh pemerintah.

“Karena bisa menjadi seperti api di dalam sekam, apalagi kalau seandainya sebagian besar umat Islam merasa terus menerus disakiti dan dikecewakan,” ujar Anwar.

Belum lagi,  ditambah dengan persoalan krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 yang tidak kunjung berakhir serta krisis ekonomi yang cukup berat.”Maka  tidak mustahil berbagai kemungkinan yang tidak kita inginkan akan  terjadi. Sebagai anak bangsa saya khawatir penunjukan Kapolri baru bila salah pilih akan melahirkan reaksi yang tidak baik bagi perkembangan kehidupan bangsa ke depannya,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Anwar berharap, di tengah situasi tersebut presiden harus cermat dalam mempertimbangkan penunjukan dan penetapan seorang Kapolri.

“Sangat diharapkan dan dituntut kearifannya untuk bisa memilih sosok seorang Kapolri yang bisa diterima oleh masyarakat secara luas, agar kita sebagai bangsa bisa berkonsentrasi penuh mengatasi masalah yang sangat berat yang kita hadapi saat ini,” tutur Anwar.

Baca Juga :   Libur Lebaran Tempat Wisata di Sumedang Diserbu Warga