Warga Memanfaatkan Waduk Jatigede Surut

94
Warga Memanfaatkan Waduk Jatigede Surut

BISNIS BANDUNG– Akibat  kemarau  panjang yang  juga menimpa wilayah Kabupaten Sumedang, membuat elevasi air di waduk jatigede menyusut.  Dari sebagian lahan genangan waduk Jatigede yang kering ini, dimanfaatkan warga sekitar untuk bercocok tanam.

Mereka yang dulunya petani di Desa Wado Kecamatan Wado memanfaatkan surutnya debit air waduk Jatigede, dengan bercocok tanam di   areal lahan pesisir Waduk Jatigede.   Komoditas yang ditanami seperti    jagung,   kacang tanah, ubi  dan sawi.

Seperti  petani  sekitar waduk Jatigede, Sumadi (78) mengatakan dirinya  menanami lahan yang surut di blok Tugu Wado sekitar 1 bulan lalu.
“Saya memanfaatkan lahan yang tadinya tergenang, sudah satu bulan saya sama istri menanam jagung dan ubi,” katanya kepada Bisnis Bandung,  Senin (14/9/2020).

Sumadi menuturkan, surutnya debit air Jatigede sudah terjadi sekitar 2 bulan, atau saat memasuki musim kemarau akhir Juli lalu.

“Ini lahan pemerintah, memang sudah dibebaskan, ya kami manfaatkan saja, daripada nganggur di rumah,” ujarnya.

Dari hasil panen yang didapat lanjut Sumeadi, rencananya untuk keperluan makan sehari-hari. Meski demikian, Ia mengaku mengetahui resiko jika air Jatigede kembali naik, maka akan mengalami gagal panen.
“Pakai modal sendiri, ya mudah-mudahan saja keburu panen,” tuturnya.

Sumadi beserta warga lainnya yang memanfaatkan keringnya air waduk jatigede untuk bercocok tanam,memang merasa khawatir apabila nantinya musim hujan datang cepat dan tanamannya belum bisa dipanen.

Namun Sumadi beserta warga lainnya,sudah memikirkan lebih jauh tentang yang dikerjakannya saat ini, “Apabila bisa dipanen sebelum musim hujan datang berarti rezeki kami,tapi apabila hujan datang cepat dan air kembali naik, berarti ya bukan rezeki kami mau diapakan lagi, “ujarnya.

Selain surutnya air di waduk  Jatigede ini memberikan keuntungan bagi sebagian warga,namun tidak begitu bagi para warga yang menyewakan jasa perahu atau rakit.   Sejak debit air waduk  Jatigede surut,   banyak terparkir perahu perahu dan rakit yang tidak beroperasi.

Bukan tidak bisa dioperasikan, namun percuma karena pasti akan tersangkut dan untuk mencapai ke dalaman air sangat jauh melihat kondisi di   lapangan sudah kering di  mana mana,  karena tertutup ilalang serta banyak lahan tanah yang tidak terendam air.(E-010)***