Wisatawan Ke Bandung Menurun Kehilangan PAD Sekitar Rp 391 miliar

5

BISNIS BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat penurunan jumlah wisatawan  domestik yang berkunjung ke Kota Bandung sejak masa pandemi Covid-19.

Pada tahun 2020 terjadi penurunan sebesar 50% atau berkisar 3,2 juta wisatawan. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2019, terhitung sekitar 7,4 juta. Sedangkan wisatawan mancanegara pada tahun 2019 hanya sekitar 350.000 orang.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Tantan Surya pada “Bandung Menjawab” di Balai Kota Bandung,  baru-baru ini.

“Pada tahun 2020, kita hitung berdasarkan jumlah kedatangan dari bandara, stasiun kereta api dan terminal, untuk wisatawan mancanegaranya hanya berjumlah 21.000,” ujar Tantan. Terjadinya penurunan jumlah wisatawan tersebut berimbas kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima Pemkot Bandung yang mengalami penurunan penerimaan sekitar Rp391 miliar.

“Jumlah tersebut didapat dari okupansi hotel, restoran dan hiburan yang sebelumnya sekitar Rp780 miliar atau sekitar 33 % dari PAD,” ungkapnya.

Kendati demikian, melalui relaksasi ekonomi yang diberikan masih ada beberapa sektor pariwisata yang bisa memberikan pemasukan PAD sebesar 24 % bagi Pemkot Bandung.

Pemkot Bandung, lanjut Tantan ,  bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Kota Bandung secara bertahap terus berupaya melakukan pemulihan perekonomian. Terbaru memberikan pelonggaran atau relaksasi untuk kegiatan event kesenian dan salon kecantikan.

“Relaksasi atau pelonggaran kegiatan dilakukan beberapa tahapan sesuai dengan ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Bandung Nomor 28 Tahun 2021,”tambah Tantan. (B-003) ***

Baca Juga :   Untuk Tekan Laju Kematian Pasien Covid 19 Pemerintah Agar Segera Sediakan Obat Dan Alkes Yang Mumpuni