Swasta Kurang Tertarik Usaha Pembibitan Jadi Pembuka Pintu Impor

95

BISNIS BANDUNG – Kurangnya peminat usaha pembibitan sapi, mendorong membanjirnya sapi impor . Umumnya pihak swasta, kurang tertarik terhadap usaha pembibitan, karena selain memerlukan investasi cukup besar, juga perlu waktu  lama.

“Padahal masalah mendasar  pengembangan peternakan saat ini dan masa mendatang adalah ketersediaan bibit yang secara kuantitas maupun kualitas masih rendah,” tutur Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Ir. Dody Firman Nugraha, Selasa (25/7/17) di Bandung.

Menurutnya , peternakan merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan serta kemandirian pelaku usaha  peternakan dalam ketahanan pangan bidang peternakan.” Masalah mendasar  pengembangan peternakan saat ini dan masa mendatang adalah ketersediaan bibit baik kuantitas maupun kualitas yang masih rendah,” Dody menegaskan mengenai ketrsediaan bibit.

Pemerintah menyadari hal tersebut, sehingga salah satu program nasional (pemerintah) adalah pembibitan ternak. Pembibitan merupakan bagian penting dari pembangunan peternakan secara menyeluruh. Secara empiris menunjukan, bahwa lemahnya usaha pembibitan telah mendorong membanjirnya sapi impor . Pihak swasta umumnya , kurang tertarik terhadap usaha pembibitan karena disamping memerlukan investasi yang tinggi juga perlu waktu  lama.

Dikemukakan Dody , usaha pembibitan  ternak secara tidak langsung berbasis pada usaha peternakan rakyat yang masih perlu  pendampingan  modal, sarana, skill dan teknologi maupun pembinaan, karena masih dijadikan usaha sambilan. Untuk melaksanakan program tersebut , lanjut Dody , di Jawa Barat telah dikembangkan sentra-sentra pembibitan  ternak masyarakat (sapi perah, sapi potong, domba dan kambing) melalui  pembibitan ternak rakyat (village breeding centre) yang menjadi   kegiatan dan upaya untuk meningkatkan kemampuan penyediaan bibit ternak di pedesaan yang dilakukan oleh peternak yang terkonsentrasi di suatu kawasan.

Dipaparkan Dody , dengan  pola kegiatan pembibitan oleh masyarakat , diharapkan terbentuk dan   berkembangnya kelembagaan pembibitan ternak di Village Breeding Centre (VBC) serta tercapainya perbaikan mutu bibit  ternak yang memenuhi standar, juga tersedianya bibit ternak yang berkelanjutan,  harga bibit ternak yang lebih baik, berkembangnya kelompok peternak pembibit, pelestarian  sumber  daya  genetik  ternak  dan  pengembangan ternak potensial unggulan daerah. ( E-018)***