Kuningan Kreatif Kembangkan Pasar Domestik

88

KEGIATAN Festival Kuningan Kreatif oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) banyak mendapat apresiasi positif. Ini terbukti dengan banyaknya penonton yang hadir.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH yang mewakili Bupati Hj Utje Hamid Ch Suganda. Kegiatan ini bertujuan untuk memacu kreativitas warga Kuningan dalam berbagai bidang, khsusunya para pelaku usaha. Di antaranya  komunitas fotografer, videografi, kerajinan, desain grafis, musik akustik, kaligrafi, komunitas kuliner, fashion dan lainnya.

“Potensi bisnis di bidang industri kreatif masih terbuka luas untuk digarap pelaku usaha di Indonesia. Kekayaan budaya dan tradisi Indonesia masih bisa terus digali untuk dikembangkan. Industri kreatif merupakan kegiatan usaha yang fokus pada kreasi dan inovasi,”  ucap Acep.

Menurut dia, industri kreatif masih potensial untuk digarap. Bahkan Indonesia kaya akan budaya serta tradisi yang bisa menjadi sumber kreativitas. “Pelaku industri kreatif nasional harus menjadi tuan di negeri sendiri, dan terus mengembangkan pangsa pasar ekspor,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, kreativitas berbasis kekayaan budaya didukung oleh kemajuan teknologi. Kekayaan budaya yang beragam dan bervariasi, merupakan sumber inspirasi dan potensinya makin besar apabila didukung teknologi.

Lebih lanjut dikatakan Acep, pemasaran produk industri kreatif akan berkembang bila ditopang oleh pasar dalam negeri. Dalam hal ini, penting untuk produsen memperkuat posisinya di dalam negeri.

“Konsumen dalam negeri juga perlu memberi dukungan dengan kecintaannya terhadap produk dalam negeri. Hal ini akan menyokong kemampuan pelaku industri kreatif menjadi tuan di negeri sendiri,” terangnya.

Terpisah, Kepala Disperindag Kuningan, Agus Sadeli MPd melalui Kepala Bidang Perindustrian Drs Dady Surachmat MSi mengungkapkan, adanya kegiatan ini untuk meningkatkan kreativitas para pelaku usaha di Kuningan. Serta menarik minat bakat dari para siswa yang berkunjung pada kegiatan tersebut.

“Ekspor industri kreatif sudah cukup kuat, terutama di sub sektor tertentu. Seperti fashion dan kerajinan. Namun pelaku industri kreatif diharapkan tidak terpaku pada keberhasilan memperkuat ekspor. Pasar dalam negeri justru dimasuki oleh produk industri kreatif impor,” sebut dia.

Pihaknya berharap, para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan ini dapat mempromosikan produk-produk  kreatif yang dapat dipasarkan ke pasar domestik dan luar negeri. Sehingga, dapat meningkatkan inovasi dan kreasi para pelaku usaha industri kreatif di Kuningan.

Dalam Festival Kuningan Kreatif diselenggarakan lomba bertemakan industri kreatif yang meliputi lomba fotografi, lomba desain grafis, lomba akustik, serta lomba kreasi batik kuningan.

Lina, salah satu siswa yang hadir dalam acara tersebut menyambut positif. Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi yang ingin berkreasi. (C-003/mus)***