Manfaatkan Fasilitas Kota Bandung Untuk Industri Kreatif

199

Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung terus berupaya memanfaatkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh kota berjuluk ’Juara’. Langkah demi langkah terus diupayakan, termasuk sosialisasi yang berhubungan perkembangan industri kreatif.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung Tita Larasati. ”Bukan hanya menjadi tonggak pemikiran kreatif, tapi harus mampu menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi kreatif,” kata Tita.

Dia mengatakan, saat ini peluang terus ada, instruksi kreatif di Bandung harus mampu menjadi tonggak bagi kota yang lainnya.

Selain itu pelaku usaha juga perlu didukung dari berbagai pihak dalam membangun instrumen ekonomi kreatif. Maka keterlibatan komunitas, pelaku usaha, pemerintah sangat diperlukan agar terjalin komunikasi yang efektif serta ge­rakan untuk membangun ekonomi yang senada.

”Semua harus terlibat penuh, kita banyak memaparkan tentang apa saja yang bisa dilakukan untuk membangun ekonomi kreatif, terus fungsi dari Gedung BCH serta tata ruangnya,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengaku merasa cukup bangga dengan adanya respon dari Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung.

Ia sangat menunggu kontribusi dari para pelaku usaha industri kreatif agar lebih mampu membangun perekonomian Kota dari tahun ke tahun. ”Sejauh ini bisa dikatakan kita sudah punya pengakuan dari orang di luar Bandung, bahwa Bandung bisa dikatakan Kota Yang Kreatif.” ucapnya.

”Nah kita tak bisa tinggal diam dan membiarkan itu cuma jadi gelar saja tanpa ada keberlanjutan pengembang ke ranah ekonomi,” lanjut Dewi.

Menurutnya, rekomendasi yang nanti akan disepakati akan dikaji, sebab menurut Dewi tidak semudah membalikkan tangan meskipun hanya berbicara tata letak serta fungsi ruangan saja. ”Semua harus dibicarakan, nanti rekomendasi itu akan dikaji. Hari ini akan kita lihat sejauh mana mereka (pelaku industri kreatif) itu bisa memanfaatkan ruang-ruang yang ada di BCH,” ujarnya.

Pihaknya juga berpendapat anggaran belanja Kota Bandung harus diseimbangkan dengan pemasukan, melalui adanya pengelolaan terhadap BCH Dewi berharap bukan sekedar mewadahi minat dan bakat saja, namun lebih kepada tertib administrasi juga.

”Semua harus jelas data masuk dan keluar, kita juga berharap ekonomi Kota Bandung terus berkembang, melalui ekonomi kreatif kita akan berupaya mengait dan menghasilkan ladang perekonomian baru,” tambah dia. (C-003/bbs)***