TKSK Dukung Pemprov Atasi Permasalahan Sosial

248

BISNIS BANDUNG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar menggelar Hearing Dialog Bersama Forum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Provinsi Jawa Barat di Aula Rumah Makan Ponyo, Cinunuk, Kabupaten Bandung, baru-baru ini.

Acara Hearing Dialog tersebut merupakan wujud apresiasi DPRD terhadap kinerja TKSK yang telah melakukan tugasnya dalam mendukung Pemprov Jabar dalam penuntaskan permasalahan terkait kesejahteraan sosial. Selain itu kegiatan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi serta masukan dari para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi kerja keras yang tergabung dalam TKSK se-Jawa Barat yang telah membantu Pemprov dalam penuntasan permasalahan kesejahteraan sosial.

“Adanya masukan dari TKSK terkait permasalahan sosial ini diharapkan dapat dintindaklanjuti secara bersama-sama sehingga permasalahan sosial di Jawa Barat dapat teratasi,” katanya.

Ineu menambahkan, meskipun TKSK berada di bawah Kementrian Sosial mereka tetap meminta perhatian Pemprov karena mereka telah bertugas di seluruh Kecamatan di Provinsi Jawa Barat.

Mereka meminta untuk diperhatikan terkait penyedian fasilitas transportasi untuk mendukung tingkat kinerja mereka, untuk melaksanakan tugas sehari-hari mereka.

Selain itu juga meminta untuk dikordinasikan dengan Pemkab/Pemkot terutama untuk mendukung kegiatan-kegiatan TKSK. Sebab bagaimanapun kegiatan yang mereka lakukan ini adalah untuk mendukung pemprov dalam menuntaskan permasalahan terkait kesejahteraan sosial masyarakat di Jawa Barat.

Ia berharap, para tenaga kesejahteraan sosial tersebut minimal mendapatkan jaminan kesehatan seperti apa yang diberikan tugas pemerintah pusat. “Jangan sampai mereka yang ngurus tetapi dirinya sendiri dan keluarganya tidak diperhatikan. Dan saya kira itu wajar, setiap pekerja di lapangan mengharapkan untuk bisa memenuhi kebutuhan,” tuturnya.

Ketua TKSK Se-Jawa Barat Imam Sukirman menjelaskan, terkait permasalahan yang kini sering dihadapi oleh para tenaga kesejahteraan tak terlepas dari masih kurangnya tenaga perorangan maupun fasilitas penunjang kinerja.

Permasalahan yang dihadapai di Jabar begitu kompleks, terdapat berbagai penyandang masalah sosial. Oleh sebab itu, terdapat keterbatasan dalam menanganinya walaupun institusi Dinas Sosial Jabar dan Kementrian Sosial terus berupaya melakukan optimali- sasi.

Ia mengapresiasi terkait Hearing Dialog yang telah dilaksanakan bersama DPRD Jabar beserta jajaran OPD terkait dengan Forum TKSK Se-Jawa Barat. Pihaknya berharap Hearing Dialog ini dapat menjadi media penghubung aspirasi para tenaga kesejahteraan sosial sehingga melahirkan perubahan yang dapat menopang kinerja para tenaga kesejahteraan sosial. (B-002)***