E-Commerce Wisata Asal Taiwan Jajal Pasar Indonesa

210

E-COMMERCE biasanya diisi de­ngan penjualan barang, namun tidak untuk KKday. Situs e-commerce asal Taiwan ini mencoba menggarap pasar online untuk wisata di Indonesia.

Langkah KKday dalam menggarap pasar Indonesia dilakukan usai mereka mendapatkan pendanaan yang dipimpin oleh Monk’s Hill Venture dan AppWorks dengan nilai total Rp93 miliar. Berbekal 5 juta pengguna aktif di seluruh dunia, mereka menjajal pasar Indonesia sebagai lahan ekspansi berikutnya.

“Belum ada wadah penyedia pengalaman wisata menonjol yang dapat memberikan solusi unggul bagi Indonesia. Pasar masih didominasi oleh agensi wisata offline yang tidak dapat melayani pasar online. Di sinilah tempat kami masuk. Dari 5 juta pengguna KKday di seluruh dunia, 70 persennya adalah wanita dan kami sediakan 6.000 produk wisata unik dari seluruh dunia,” ujar Co-Founder sekaligus Chief Executive Officer KKday, Ming Chen, dalam keterangannya, Senin 24 Juli 2017.

Ming menuturkan, pada 2017, KKday akan fokus pada persiapan branding dan pemasaran di Indonesia. Mereka akan mendirikan kantor-kantor dan merekrut lebih banyak anggota tim untuk membantu menggarap pasar dan melokalisasi platform secara lebih mendalam.

Diluncurkan pada 2014, KKday merupakan platform e-commerce unggul yang bermarkas di Taiwan yang mempermudah wisatawan dalam mencari tur dan aktivitas lokal dari supplier di seluruh belahan dunia. Saat ini KKday menawarkan lebih dari 6.000 paket pengalaman wisata tak terlupakan di 53 negara dan 170 kota.

Sebagai bagian dari pengembangannya di Nusantara, KKday menyelenggarakan kampanye untuk mencari traveler yang bisa menjadi brand ambassador KKday di Indonesia. Bagi mereka yang berminat bisa mendaftar di halaman kampanye KKday Ambassador. KKday akan memilih kandidat yang paling cocok de­ngan brand KKday berdasarkan kegiatan dan profil online kandidat tersebut. (C-003)***