Kampung Persib Desa Cibungur , Rumah Warga Bercat Biru

462

BISNIS BANDUNG – Banyak cara untuk mencerminkan rasa kebanggaan atau kecintaan seseorang maupun kelompok kepada yang dibanggakannya. Seperti dilakukan para pencinta Persib . Mereka mengekspresikannya de­ngan menonton pertandi­ngan secara langsung atau menggunakan atribut yang identik dengan ciri tim se­pak bola kesayangannya.

Warga Kampung Cibu­ngur mengekspresikan kecintaan pada ”Maung Bandung” agak berbeda dengan pecinta lainnya. Saat memasuki Kampung Cibungur, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sekira 200 meter dari Jalan Raya Bandung-Garut , tepatnya di daerah Rancaekek , terpampang spanduk bertuliskan ucapan “Wilujeung Sumping di Kampung Persib”, uniknya lagi hampir semua warna rumah di kampung tersebut dilaburi cat warna biru, ciri khas kostum tim Persib.

”Persib telah memiliki basis fans (penggemar) tidak hanya di Kota Bandung , tapi hampir di seluruh Jawa Barat,” kata Panglima Viking Inheren, Muhtiar Hasanudin, Sabtu (5/8/17) saat bersiap nonton bareng menyaksikan pertanding Persib vs PS TNI di halaman kantor desa Jatinagor . Dijelaskan Muhtiar, Kampung Persib muncul berasal dari Inisiatif Viking Inhern Jatinangor bersama warga setempat dalam upaya menggugah dan menumpahkan rasa cinta dan dukungannya terhadap Persib.

“Awalnya dari Inisiatif anak-anak Viking Inheren sama warga, salah satunya untuk menyambut liga I,” terangnya.

Melihat respon positif yang muncul, mencuatlan nama Kampung Persib, karena warga Kampung Cibungur memiliki antusiasme tinggi terhadap olah raga si kulit bundar. Terlebih Cibungur merupakan markas dari Viking Inheren Jatinangor yang saat ini memiliki anggota terdaftar sekitar 200 orang.

“Responnya positif dari anak-anak sampai ke orang tua. Mereka mendukung kegiatan kami untuk mengubah tampilan Kampung Cibungur ini dengan tema Persib,” lanjutnya.

Menurutnya, Kampung Persib ini tidak hanya mengubah tampilan. Perubahan tampilan kampung melalui proses perizinan dari masing masing warga maupun aparat desa, dalam hal ini Kepala Desa. Saat ini terdapat 5 gambar karikatur atau icon pemain dan orang yang ada di Persib Bandung,baik pemain,pelatih dan orang yang berpengaruh di Persib.
“Ada Gravity, Quote, karikatur pemain Persib, Manager dan Pelatih, ornamen lain bendera-bendera, banner, pokonya semua dengan tema Persiblah,” ujar Muhtiar.

Deni Nugraha,yang menjabat sebagai Panglima Viking Inheren Jatinangor menjelaskan, ide untuk menjadikan Kampung Cibungur sebagai Kampung Persib sebenarnya sudah terpikir pada tahun 2013, Viking Inheren berdiri ahun 2010
“Mulai adanya kesepakatan tahun 2013, disambut pak RT, RW dan Kuwu (Kepala Desa), di sana mulai menghiasi sedikit demi sedikit ornamen,” ujarnya.

Namun keinginan tersebut semakin menjadi, ketika Liga I akan bergulir, setelah hampir 2 tahun liga sepak bola di Indonesia membeku. Dalam waktu singkat semangat para pemuda, anggota dan warga Kampung Cibungur benar-benar menjadi, dengan mengubah tampilan 2 RT di sepanjang gang Kampung Cibungur.

Diakui meski baru 2 RT yang telah dirubah tampilannya, masih terdapat yang tertunda seperti karikatur tim Persib dan beberapa rumah di lingkungan RW 07 .
“Ini baru 70% . Nanti akan terus dilanjutkan ,” kata Deni.

Sementara Bendahara Viking Inheren, Rizal Akbar menuturkan, untuk pendanaan, sejauh ini didapat dari hasil swadaya warga dan anggota Viking Inheren.Ngumpulin dari sisa-sisa bangunan, swadaya masyarakat . Kami bergotong royong.

Dijelaskan Rizal, ada sebuah keunikan, warga Kampung Cibungur memiliki tradisi saat Persib bertanding. Selain melakukan nonton bareng (nobar) seluruh warga RW 7 serentak memakai kaos kebanggaan tim Persib, baik anak-anak maupun ibu-ibu.

”Tidak hanya warga setempat, warga di luar Kampung Cibungur pun, bahkan Viking distrik lainnya kadang datang ke sini bersilaturahmi ,” tambah Rizal . (E010)***