Kekeringan Mulai Mengancam

188

MESKIPUN di beberapa daerah di Jawa Barat masih turun hujan, sebagian daerah sudah mulai terancam kekeringan. Lumbung padi di pantura dan sebagian pantai selatan sudah mulai mengalami kekurangan air. Permukaan air waduk utama Jabar, Jatuiluhur dan Jatigede mulai menurun. Akibatnya aliran air irigasi yang biasa mengairi persawahan di hilir mulai tersendat.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat, Hendi Jatnika, daerah pantura lebih cepat mengalami musim kering, baru kemudian pantai selatan. Seperti dimuat PR (8/8) musim kering sudah mulai sejak Juni. Di wilayah Cirebon dan Indramayu sebagai daerah rawan kekeringan musim kemarau sudah terasa dan berdampak pada tanaman pangan. Hendi Jatnika mencatat di Indramayu yang mulai mengalami kekeringan itu meliputi Kecamatan Gabuswetan, Cikedung, dan Kandanghaur. Sedangkan di wilayah Cirebon yang mengalami kekeringan terutama Kecamatan Harjamukti dan Mundu. Begitu pula Kecamatan Jatitujuh di Majalengka. Kecamatan Baleendah di Kabupaten BandungĀ  juga tercatat sebagai daerah rawan kekeringan setelah kebanjiran.

Persawahan di daerah itu terdampak kekeringan. Terjadi kesulitan air di 364 ha sawah meskipun belum terjadi puso atau gagal panen. Kemarau basah yang terjadi tahun lalu, tampaknya tahun ini tidak terjadi lagi. Namun di Tasikmalaya, dan sebagian Bandung sampai minggu ini masih terjadi hujan cukup deras. Bahkan di beberapa kecamatan di Tasikmalaya, hampir setiap harki turun hujan.