DPRD Minta Proyek, Meikarta Dihentikan

306

BISNIS BANDUNG- Pembangunan permukiman Meikarta Lippo Cikarang harus dihentikan untuk sementara waktu terkait belum selesainya sejumlah perizinan pemba­ngunan permukiman tersebut dari pemda.

“Harus dihentikan sampai mereka selesai membereskan perizinan mulai dari izin mendirikan bangunan (IMB), izin amdal, izin pemanfaatan lahan dan yang disyaratkan lainnya,” kata Ketua DPRD, Ineu Purwadewi Sundari, di Bandung, baru-baru ini.

Ineu menuturkan beberapa waktu lalu pihaknya melakukan sidak ke lokasi pembangunan permukiman Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

” Mereka menyatakan siap mematuhi atau mentaati segala peraturan dan pihak manajemen Meikarta menuturkan kepada kami bahwa seluruh perizinan tersebut sedang diurus oleh mereka,” katanya.

Menurut dia, dari sidak tersebut diketahui bahwa pihak pengelolaan Meikarta mengajukan izin peruntukkan penggunaan tanah ke Pemkab Bekasi sebanyak 143 hektare.

“Jadi bangunan mereka itu ada di dalam kawasan Lippo Grup dan mereka mengajukan IPPT 143 hektare dan yang baru dikeluarkan IPPT-nya baru untuk 86 hektare,” jelasnya.

Ia berharap pengelola Meikarta bisa menaati segala macam peraturan atau izin yang ditetapkan oleh pemerintah dalam pembangunan permukiman tersebut.

Menjelaskan sidak yang dilakukannya adalah terkait dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan pembangunan Meikarta menggunakan luas lahan 515 hektare tanpa adanya izin dari pemerintah daerah setempat.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menegaskan status pembangunan dan pemasaran kawasan permukiman Meikarta Lippo Cikarang harus dihentikan hingga ada rekomendasi dan izin legal.

Menurut Deddy, pembangunan hunian vertikal itu melanggar Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan di Jawa Barat.

“Saya cek di pemprov belum ada permohonan izin tapi sudah dipasarkan. Kami putuskan ini dihentikan sampai mereka mohon izin untuk rekomendasi,” katanya.

Ia menuturkan Pemprov Jabar tengah merencanakan pengembangan tiga kota metropolitan yaitu Bandung Raya, Cirebon Raya dan Bodebekkapur (Bogor-Depok-Bekasi-Karawang-Purwakarta) yang akan menjadi kembarannya Jakarta.

Namun, pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, justru belum mencantumkan izin dari Pemprov Jabar, padahal masuk dalam salah satu wilayah metropolitan yang tengah dicanangkan.(B-002)***