Pedagang Atribut Kemerdekaan Rugi 50%

126

Hari kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada tujuh belas Agustus, ternyata sudah tidak lagi membawa berkah, bagi sejumlah pedagang bendera dan pernak pernik di pinggir jalan. Bahkan, tahun ini, keuntungan mereka merosot hingga lima puluh persen dibandingkan tahun lalu.

Menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus, kerap kali diwarnai para pedagang bendera dan atribut kemerdekaan musiman, di pinggir jalan.

Sejumlah penjual bendera di pinggir jalan raya Amir Mahmud kota Cimahi mengaku, merugi dengan penjualan bendera dan atribut kemerdekaan tahun ini. Penurunan keuntungan hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 3 juta rupiah dalam 2 minggu penjualan.

Seperti pedagang asal Garut yang bermama Adhit. Dirinya rela mengadu peruntungan mencari nafkah menjual atribut. Dirinya merugi karena tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dirinya menjual bendera dan atribut seperti umbul-umbul dan bambu, dari harga 20 ribu hingga 40 ribu rupiah.

Sepinya pembeli menjadi salah satu faktor kerugian para penjual bendera dan atribut kemerdekaan di pinggir jalan. Selain itu, banyak warga yang sudah menyimpan bendera dari tahun sebelumnya. Pedagang mengharapkan berkah tak terduga, dalam waktu yang tinggal menghitung hari ini.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.