Sakit, Keberangkatan Seorang Calhaj Tertunda

68

Empat ratus sepuluh calon jamaah haji yang tergabung dalam kloter enam puluh asal kabupaten Bandung Barat, diberangkatkan jajaran muspida dan Kementrian Agama Bandung Barat, Senin malam, di pusat pendidikan kavaleri Tni AD, Padalarang, kabupaten Bandung Barat. Namun, keberangkatan seorang calon jamaah haji Bandung Barat harus tertunda, lantaran sakit.

Empat ratus sepuluh calon jamaah haji asal kabupaten Bandung Barat, yang tergabung dalam kloter 60, diberangkatkan dan dilepas jajaran muspida dan kementrian agama kabupaten Bandung Barat, Senin malam. Isak tangis keluarga pengantar calon jamaah haji pun mewarnai, saat 11 bus melintas menuju pemondokan terakhir di embarkasi Bekasi, hingga akhirnya bertolak ke tanah suci Makah. 410 calon jamaah haji asal Bandung Barat yang tergabung dalam kloter 60 ini, merupakan keberangkatan gelombang kedua.

Bupati Bandung Barat, Abubakar, mengimbau agar ratusan calon jamaah haji menjaga stamina dan kesehatan. Terlebih, di tanah suci sedang terjadi cuaca ekstrim dengan panas lebih dari 40 derajat celcius.

Sementara itu, menurut Kemenag kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail, pemberangkatan haji tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, ada satu jemaah calon haji yang menunda keberangkatannya, dengan alasan sakit, sehingga harus menunggu konfirmasi dokter.

Sebelum diberangkatkan, ratusan calon jamaah haji asal Bandung Barat ini pun terlebih dahulu dikumpulkan di dalam gedung aula Pusdikav Padalarang, guna mendapat arahan, imbauan, serta materi selama beribadah haji di tanah suci, dari pihak muspida dan kementrian agama Bandung Barat.

Pada tahun 2017, kabupaten Bandung Barat memberangkatkan 1126 orang, dalam tiga gelombang. Gelombang terakhir akan diberangkatkan pada 25 Agustus.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.