Teknologi Indentifikasi Tercepat Kamera CCTV

96

TOSHIBA Corporation menghadirkan teknologi pencocokan data (ultra-fast data-matching) 50 kali lebih cepat dari sistem lainnya pada kamera keamanan CCTV (Closed Circuit Television). Saking cepatnya, teknologi ini bisa menemukan dan mengidentifikasi citra satu individu tertentu di antara 10 juta gambar manusia hanya dalam waktu 0.008 detik.

Teknologi tersebut melakukannya dengan tingkat akurasi lebih dari 98%. Tidak hanya itu, alat pada kamera keamanan ini dapat bekerja dalam gambar bergerak secara cepat dan akurat.

Teknologi Toshiba ini merupakan alat nyata yang bisa digunakan dalam investigasi kriminal yang sedang berlangsung. Begitu tersangka diidentifikasi, sistem tersebut segera mencari fitur wajah serupa di gambar video dari kamera keamanan lain di sekitarnya. Hampir seketika, lokasi tersangka dan gerakan terakhir muncul di layar.

Itu belum semua. Jika terlihat seolah-olah tersangka memiliki kaki tangan, sistem ini juga bisa memvisualisasikan gerakannya. Misal, alat dapat menemukan tempat bertemu mereka jika memulai dari lokasi terpisah, dan mengikuti keduanya jika mereka kemudian berpisah.

“Kami menjelaskan cara-cara untuk menanamkan proses belajar yang mendalam ke dalam teknologi, yang dapat menghasilkan peningkatan akurasi dan kecepatan yang lebih dramatis.

Sebagai contoh, kami percaya bahwa menggabungkan pembelajaran yang mendalam dengan pencocokan data akan memberikan kontribusi besar bagi realisasi layanan informasi cerdas di seluruh kota berdasarkan data dari sensor,” ujar Shinichiro Hamada dari Pusat Teknologi Perangkat Lunak dan Teknologi Toshiba, dalam keterangan tertulis, Senin (7/8/2017).

Ini adalah informasi penting yang membantu penyidik membingkai tindakan mereka. Bahkan di tempat ramai, seperti stasiun atau bandar udara. Penjahat tidak bisa lagi bercampur di antara kerumunan. Teknologi tersebut akan menemukannya kemanapun mereka pergi.

Secara internasional, pencocokan data yang sangat cepat dapat dibantu menggunakan database biometrik nasional yang dapat membantu mendeteksi penjahat internasional. Selain meningkatkan efisiensi investigasi kriminal, Toshiba juga melihat teknologi ini diterapkan dalam situasi lain.

Atas dasar itu, Toshiba bertujuan memperluas pemanfaatan teknologi melalui penerapan AI dan pembelajaran yang mendalam. (C-003/Syaerin/net)***