Infrastruktur Indonesia Belum Terapkan 5G

664

TEKNOLOGI 5G digadang-gadang banyak kalangan sebagai teknologi masa depan. Di mana penerapan teknologi ini jauh lebih baik dibanding pendahulunya, yakni 4G, 3G, 2G dan lainnya.

Meski terus dipersiapkan nyatanya teknologi 5G belum dapat diterapkan dalam waktu dekat. Deputy  Director ICT Strategy and Marketing Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi, melihat perlu beberapa hal yang mesti dipersiapkan sebelum menerapkan teknologi 5G.

“Indonesia masih perlu waktu, perlu persiapan infrastruktur baru kita ngomongin inovasi, regulasi dan kolaborasinya,” ujar Rosidi, di Jakarta.

Dirinya menambahkan, 2019 fiber optik dimana – mana termasuk pulau dan kabupaten. Tentunya ini dapat mendorong infrastruktur yang ada.

Meski begitu, Rosidi mengakui belum dapat dipastikan kapan teknologi 5G di Indonesia dapat terwujud.

“Tidak bisa disebutkan tahunnya kapan. Banyak yang bilang 2020 sudah bisa, tapi susah juga diprediksi. Kalau vendor sih maunya cepat, tapi kan kita harus lihat ekosistemnya juga,” tegasnya.

Teknologi 5G sendiri sebenarnya sudah banyak diterapkan di berbagai negara maju. Namun kabarnya teknologi ini lebih bermanfaat untuk industri dari pada konsumen.

“Konsumen dulu yangg ada duitnya. Ga mugkin kita lepas 5G terus konsumen tidak bisa nelpon. Tentu kita harus memenuhi kebutuhan konsumen yang setiap tahunnya selalu naik,” pungkasnya. (Syaerin/job/net)***