Xpander, Mobil Sejuta Umat, Memanjakan Konsumen

918

Setelah diperkenalkan dalam ajang  Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 PT. Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersama sejumlah dealer Mitsubishi di “kota kembang” memperkenalkan  Mitsubishi Xpander kepada masyarakat Kota Bandung serta para awak jurnalis, di Paris Van Java Mall Bandung, Jumat (11/8).

Mitsubishi menyebut mobil barunya itu sebagai sebuah MPV sejati yang memiliki tampilan maskulin karena dibuat dengan DNA SUV yan dipadukan dengan model MPV. MPV Xpander memiliki ketangguhan layaknya SUV dan mampu melintasi berbagai kontur jalan di Indonesia.

Mobil ini dipersiapkan Mitsubishi untuk bermain di segmen ‘gemuk’ Low MPV yang telah dihuni oleh si kembar Avanza-Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, dan pendatang baru asal Cina , Wuling Confero. Xpander hadir dalam 6 tipe varian trasmisi manual 4 percepatan dan 5 percepatan,  dilego dengan harga Rp 190-246 juta. Untuk sektor kaki-kaki, Xpander ditopang dengan velg berukuran 14 inci dan 15 inci untuk varian tertinggi.

“Desain dan fitur dari Xpander lahir dari banyak diskusi dengan para konsumen. Mereka lebih sering berpergian dengan keluarga, yang artinya mobil harus memiliki kapasitas yang besar dan juga ruang penyimpanan yang banyak. Xpander bisa memberikan sebuah sensasi baru dari small MPV yang dibangun dengan rasa SUV. Konsumen bisa mendapat kenyamanan yang lebih serta menepuh perjalanan di berbagai medan. Bila melihat bentuk dan fitur-fitur yang ada dalam Xpander, kami sangat optimistis MPV ini bisa mendongkrak penjuaan Mitsubishi di Indonesia.,” kata Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT. MMKSI.

Jatuh cinta pada pandangan pertama menjadi faktor ketika konsumen membeli mobil. Atas dasar itu, Mitsubishi meracik Xpander dengan selera desain yang disukai oleh konsumen .

Mitsubishi Xpander punya bentuk yang khas dengan konsep Dynamic Shield, yang sebelumnya juga telah diaplikasikan pada Pajero Sport. Griil futuristik, bentuk lampu utamanya juga terbilang unik. Lampu yang sejajar kap mesin bukan berfungsi sebagai lampu utama, melainkan headlamp ada pada bagian bumper dan dibuat ke bawah.

Tampilan eksterior dari Mitsubishi Xpander juga diperapik dengan garis agresif pada sisi body yang mengalir hingga lampu belakang. Sementara lampu belakang dengan LED berbentuk huruf L memberikan kesan sporty nan elegan. Adapula real spoiler dan garnish pada bumper depan dan belakang memberikan kesan sporty.

Untuk bagian interior, Mitsubishi Xpander disediakan dengan nuansa warna krem dan hitam. Mobil yang dilahirkan sebagai low MPV ini tentu saja sudah mempertimbangkan utilitas dalam hal tempat penyimpanan.

Jika dilihat terdapati ruang dan tempat penyimpanan di berbagai sudut ruang kabin. Beberapa tempat penyimpanan lain,  seperti di bawah jok penumpang depan, hingga ruang penyimpanan di bagasi .

Selain itu, tiap baris kursi terdapat socket listrik yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi daya smartphone. Kemudian kursi pada baris kedua dan ketiga juga bisa dilipat rata untuk memberikan ruang bagasi yang lebih lapang.

Untuk perangkat hiburan telah mengadopsi audio double din Touchcreen yang bisa terkoneksi dengan perangkat bluetooth dan smartphone, yang bisa dikendalikan pula pada tombol yang tersedia di lingkar kemudi. Berbagai informasi berkendara bisa diketahui pada layar speedometer yang bergaya futuristik. Selain itu untuk tombol start stop engine bisa kita jumpai di Xpander varian tertinggi yaitu ultimate.

Mitsubishi Xpander menggunakan mesin yang nyaris serupa dengan pesaingnya di Indonesia yakni mesin 1.500 cc empat silinder DOHC berteknologi MIVEC dengan besar torsi mencapai 104 PS.

Peranti keselamatan  Xpander  dilengkapi fitur-fitur keselamatan yang meliputi SRS Airbag, ABS, brake assist, EBD, dan Hill Start Assist.

Mobil anyar di segmen low MPV yang dirilis Mitsubishi Motors di arena pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 benar-benar memikat perhatian pengunjung. Memasuki hari kelima GIIAS 2017, Mitsubishi Xpander sudah meraih 1.674 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Sedangkan di wilayah Jawa Barat, setelah 3 hari pameran di Bandung Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sudah tembus 880 unit. (E-002)***