BIJB dan Soroja Molor Lagi, Ada Sanksi !

878

BISNIS BANDUNG- Proyek besar yang sedang dikerjakan yakni Bandara
Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati
di Kabupaten Majalengka dan Tol Soreang Pasirkoja (Soroja) di Kabupaten Bandung.

Kedua proyek yang diprioritaskan tersebut diharapkan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan Kertajati dan Soroja gak molor lagi, kalau molor kita kasih sanksi nanti. Proyek besar yang sedang digenjot yakni BIJB dan Tol Soroja dapat diresmikan pada akhir masa jabatan,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan seusai sidang paripurna istimewa peringatan hari jadi ke 72 Provinsi Jawa Barat, Sabtu (18/8) di Bandung.

Dia menyatakan sedang terus menggenjot pembangunan di Jabar menjelang akhir masa jabatannya menjadi gubernur selama dua periode. “Ada bandara, Ciletuh (Geopark), pembangunan tol, pelabuhan, itu hal-hal besar yang perlu kita tuntaskan, termasuk juga pendidikan,” ungkapnya.

Aher merupakan Gubernur Jabar dua periode yang akan berakhir masa jabatannya dengan Wakil Gubernur Deddy Mizwar hingga Juni 2018.

Menjelang habis kepemimpinannya itu, Aher mengungkapkan sedang mempercepat pembangunan di berbagai bidang dengan target penyelesaian 2018.

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyatakan Pemerintah Provinsi Jabar harus menjadi provinsi terbaik di Indonesia dalam membangun suatu daerah.

“Setidaknya kita terus lakukan evaluasi yang terbaik, melakukan kegiatan dan langkah perbaikan, ke depan harus lebih matang di usia 72 ini,” kata Ineu di sela sidang paripurna istimewa tersebut.

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jabar memiliki sejarah yang hebat dan letak geografis serta demografis yang vital dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Daerah yang berdekatan dengan Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia itu, kata dia, harus menjadikan pembangunan dan pengembangan Provinsi Jabar terus yang terbaik daripada provinsi lainnya.

Ia berharap, berbagai permasalahan yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jabar dapat segera terselesaikan sehingga Jabar terus menjadi yang terbaik. “Kondisi Jawa Barat ke depan harus lebih baik, ini menjadi tantangan bagi kami, DPRD sebagai bagian dari pemerintah daerah,” katanya.

Sidang Istimewa di DPRD Jabar itu dihadiri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakilnya Deddy Mizwar serta seluruh jajaran wakil ketua dan anggota DPRD Jabar. Selain itu dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah, dan para kepala daerah kota/kabupaten di Jabar.

Belum selesai
Gubernur Aher menyebut pembangunan Provinsi Jabar belum selesai sehingga harus terus dilanjutkan dan meraih banyak prestasi oleh para pemimpin Jabar berikutnya. “Prestasi yang kami torehkan belum seberapa dari episode besar pembangunan Jabar ke depan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, kepemimpinannya selama dua periode telah berhasil meraih 234 penghargaan di berbagai bidang prestasi pemba­ngunan di Jabar. Namun prestasi yang diraih Jabar itu, kata dia, merupakan bagian kecil dari rencana pembangunan di Jabar ke depan dalam mewujudkan masyarakat lebih sejahtera, adil, dan makmur.

”Saya terus berupaya menyelesaikan masa jabatan saya yang berakhir Juni 2018, kalau di lari maraton, kira-kira saya dalam posisi sprint,” katanya seraya menambahkan Gubernur Jabar berikutnya dapat melanjutkan dan mengembangkan berbagai program yang telah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya.

Pemimpin Jabar ke depan, lanjut dia, dapat menghormati program-program pembangunan yang telah dijalankan sebelumnya, karena Jabar saat ini merupakan bagian dari masa sebelumnya.

“Saya juga sangat menghormati masa lalu, kemudian menyatakan bahwa gak mungkin ada situasi yang berkembang pada hari ini tanpa ada masa lalu yang bekerja,” katanya. (B-002)***