Peluang Bisnis Makanan di Bioskop

95

SELAIN dari pendapatan tiket, para pengelola bioskop juga bisa mendapatkan keuntungan dari non-tiket. Salah satunya adalah makanan. Menurut Raam Punjabi, produsen film dan pemilik jaringan bioskop Platinum, penjualan makanan dan minuman mampu memberi kontribusi hingga 30% ke pemasukan Platinum.

“Rata-rata penjualan makanan memberi 30% dari pemasukan. Kalau iklan tergantung tempat, karena iklan merupakan bonus bagi pelaku bisnis bioksop” ungkap Presiden Direktur PT Tripar Multivision Plus.

Agar dapat meningkatkan pemasukan hingga akhir tahun, Raam berencana membuka tiga bioskop Platinum terbaru di tanah air tahun ini. Adapun lokasi yang diincar adalah Palopo, Lahat, dan Baturaja. Berbicara nilai investasi, Raam menuturkan setiap lokasi bioskop akan memiliki empat layar. Sedangkan nilai investasi satu layar US$ 250.000.

Asal tahu saja, rumah produksi PT Tripar Multivision Plus telah luncurkan film dengan judul “Berangkat” pada awal Agustus tahun ini. Namun Raam mengakui film ini belum mencuri pecinta film layar lebar di tanah air. “Kita kecewa dengan hasilnya. Begitulah bisnis bioskop kadang memuaskan, kadang tidak,” ungkap Raam.

Namun Raam tak patah arang. Ia tengah mempersiapkan peluncuran film pamungkas lainnya yang akan ditayangkan pada Desember 2017. Adapun film yang telah disiapin ini diberi judul “5 Cowok Jagoan”.

Berbicara target transaksi yang hendak dicapai oleh PT Tripar Multivasion Plus melalui bisnis Bioskop Platinum, Raam tidak mau mematok target. “Kami tidak main target tapi diupayakan optimal hasilnya,” tukas Raam. (C-003/kntn)***