Hatur Nuhun Kang Aher! Jabar 72 Tahun, Sarat Prestasi

125

HANYA selang dua hari setelah Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, Jawa Barat ditetapkan sebagai sebuah provinsi di Indonesia. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jawa Barat dilakukan setiap tanggal 19 Agustus. HUT ke 72 diselenggarakan dalam Apel Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) seluruh Jawa Barat di Lapang Gasibu Bandung.

Pada apel itu Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, membeberkan berbagai garapan Pemprov selama ini. Jabar pada usia 72 tahun ternyata merupakan provinsi termaju. ”Jabar Kahiji” bukan hanya slogan tetapi benar-benar nomor satu dalam berbagai bidang. Diakui pihak luar, khususnya pemerintah pusat, Jabar sarat prestasi. Rarusan penghargaan bergengsi diterima Pemprov Jabar dan Gubernur Ahmad Heryawan. Prestasi paling menonjol yang patut mendapat apresiasi dan contoh bagi semua provinsi di Indonesia ialah perolehan nilai pengelolaan keuangan wajar tanpa catatan (WTP) enam tahun berturut-turut.

Penilaian itu menandakan, penyelenggaraan pemerintahan, khusunya dalam bidang pengelolaan keuangan (APBN/APBD) Pemprov, sangat baik. Baik penggunaan maupun pelaporannya, sesuai dengan sistem pelaporan berdasarkan undang-undang. WTP biasanya secara otomatis menjadi penanda, Pemprov Jabar layak mendapat predikat pemerintahan yang bersih(clean governer). WTP mendorong gubernur dan jajaran SKPD memiliki kepercayaan diri yang kuat. Aparatur Pemprov Jabar bekerja keras tanpa ganjalan, jujur, dan dinamis. Mudah-mudahan saja penilaian seperti itu bukan hanya kado bagi peringatan HUT ke 72 Jabar. Semua warga Jabar berharap, semua aparatur Pemprov Jabar benar-benar terbebas dari niat korupsi.

Prestasi dan kejujuran jajaran Pemrov Jabar itu hingga hari ini, belum benar-benar ditularkan kepada aparatur pemeribntahan kota dan kabupaten di seluruh Jabar. Sungguh menyedihkan, mendengar kabar adanya pejabat puncak pemkot/pemkab yang tersandung kasus penyelewengan. Gubernur Aher sudah tidak punya waktu panjang menularkan prestasi dan kejujuran itu kepada semua SKPD. Peringatan HUT ke 72 Jabar merupakan masa-masa akhir pemerintahan Aher. Tahun 2018 Gubernur Jabar sudah bukan Aher lagi.

Sayang,  pengarahan dan pengawasan terhadap kinerja walikota/bupati dan jajarannya bukan tugas dan wewenang gubernur. Aher sudah melakukan pembinaan dengan memberi contoh. Keberhasilan Aher dan jajaran Pemprov Jabar, seyogianya diteladani semua aparatur daerah hingga tingkat kelurahan. Semua warga Jabar menyaksikan secara jelas, bagaimana Gubernur dan jajarannya berhasil dengan sangat baik dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON IX) 2016 lalu. Semua  mimpinya sebagai ”kahiji”  dalam penyelenggaraan, ”kahiji” dalam administrasi, dan ”kahiji” dalam prestasi,  terpenuhi bahkan melampaui target. Itulah sistem pemerintahan hasil otonomi daerah yang belum benar-benar matang, pejabat di daerah merasa tidak punya kewajiban mematuhi segala anjuran gubernur.