Dua Pengedar Obat Terlarang Diciduk Polisi

440

Dua pengedar ribuan pil jenis tramadol dan riklona yang mengandung psikotropika, ditangkap tim serse polsek karang tengah cianjur. keduanya ditangkap saat menjual pil ke pelajar. dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua puluh ribu pil tramadol dan riklona, serta uang ratusan ribu rupiah hasil penjualan pil psikotropika yang belum disetorkan ke bandar besar.

Satuan serse polsek karang tengah berhasil membekuk dua pengedar obat terlarang. kedua pelaku merupakan pemuda warga aceh yang sengaja berjualan di cianjur, sejak tiga bulan terakhir. masing-masing pelaku berinisial z dan m. keduanya ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari warga yang mencurigai gerak gerik mereka, di sebuah toko kosmetik, di desa sukataris, karangtengah, kabupaten cianjur.

Setelah diselidiki, polisi langsung membekuk kedua pelaku. selain itu, polisi juga berhasil menyita 2 ribu lembar kemasan obat berisi 20 ribu butir pil tramadol h-c-i, dan 17 lembar kemasan obat berisi 170 butir pil jenis riklona.

Menurut kapolsek karang tengah, kedua pelaku menjual obat secara sembunyi-sembunyi, dengan harga kisaran 40 ribu rupiah perbutir untuk jenis riklona. sementara tramadol dijual 30 ribu rupiah perlembar berisi sepuluh butir. pihaknya akan mengembangkan kasus ini. tidak menutup kemungkinan, pelaku merupakan sindikat penjualan obat-obatan terlarang.

Polisi juga masih memburu bandar besar yang berdomisili di jakarta. kedua pelaku dikenai pasal nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan, dengan ancaman 10 tahun penjara.

Heri Setiawan, Bandung TV