Olahraga Arung Gelombang di Lautan Palabuan Ratu

636

Selain Pangandaran ,ikon wisata pantai di Jawa Barat lainnya adalah kawasan Palabuan Ratu Kabupaten Sukabumi. Kawasan ini terletak di wilayah pantai selatan Jawa Barat. Karakteristik pantai selatan sangat unik , perpaduan pesisir dengan pasir putih serta ombak besar dan hamparan karang, menjadi daya tarik pelancong untuk mengunjunginya.

Aktivitas para pelancong bisa dimasukkan ke dalam lingkup yang sama, yakni menikmati panorama alami,bermain dengan ombak di pantai serta berburu kuliner hidangan laut.
Fasilitas penunjang wisata kawasan Palabuan Ratu sangat lengkap, mulai dari sarana penginapan dengan berbagai tipe kamar, tempat souvenir dan penjual berbagai penganan kuliner hidangan laut tersedia dimana- mana.

Aksebilitas jalan menuju lokasi cukup baik. Dari pusat Kota Sukabumi atau dari Kota Bogor jalan yang harus ditempuh relatif mulus , meski kontur jalan banyak kelokan, tanjakan dan turunan.

Moda transportasi umum,bisa dijangkau dari berbagai daerah di wilayah luar Kabupaten Sukabumi. Daya tarik lainnya para pelancong ke kawasan ini, ialah legenda keberadaan Nyi Roro Kidul, sebuah legenda yang telah ada sejak ratusan tahun .

Konon kabarnya Nyi Roro kidul menguasai lautan di selatan Jawa. Di wilayah Karang Hawu lokasi yang masih dalam kawasan Palabuan Ratu terdapat petilasan sang ratu. Di salah satu hotel paling tua di Palabuan Ratu, pihak hotel sengaja menyediakan kamar yang menurut kepercayaan selalu disinggahi sang ratu.

Terlepas dari semua itu,ada sebuah atraksi unik yang disukai pelancong ke Pelabuan Ratu,atraksi ini dinamakan Arung Gelombang. Arung Gelombang merupakan sebuah aktivitas olahraga yang mirip de­ngan Arung Jeram, peralatannya pun serupa.

Dari mulai perahu karet, kayak, kano, jaket pelampung, helm bahkan diawasi langsung oleh guide. Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya adalah arung gelombang berada di laut, arung jeram dilakukan di sungai. Arung gelombang lebih menantang karena bertempat di lautan luas.

Teknisnya kita diharuskan untuk mendayung dan melawan gelombang atau ombak laut menuju ketengah laut,jadi tenaga yang dikeluarkan pun pasti lebih besar di banding Arung Jeram yang kita ikuti di sungai.

Bagi pemula mungkin akan sedikit tersiksa, tapi Arung Gelombang menawarkan sensasi serta pengalaman baru bagi para pelancong. Untuk satu perahu karet Arung Gelombang berisi minimal 5 orang.Aktivitas arung gelombang dijual oleh para operator dengan harga terjangkau mulai dari Rp 150.000/orang.

Dengan harga tersebut sudah termasuk instruktur profesional serta alat penunjang kegiatan, berupa pe­rahu dan perlengkapannya.Lokasi kegiatan biasanya dilakukan di sepanjang kawasan pantai Citepus. (E-001)***