Kabel Optik Bawah Laut Palapa Ring Barat

493

PEMASANGAN kabel optik di proyek Palapa Ring Barat akhirnya di­mulai. Penggelaran kabel di bawah laut itu diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, 6/8/2017) di Pulau Batam.

Tahapan yang masuk dalam batch 1 ini akan menggelar kabel serat optik sekira 1.242 km yang meliputi Tanjung Bembam Batam – Tarempa (sepanjang 369 km); segmen Tarempa – Ranai (322 km); segmen Ranai – Singkawang (352 km); dan segmen Sekanah Daik Lingga – UQJ Bintan Tanjung Bembam (199 km).

Dalam peresmiannya, Rudiantara mengatakan penggelaran kabel optik dibagi menjadi dua kawasan yakni darat dan laut. Untuk di daratan, pemasangannya telah rampung dilaksanakan sehingga peresmian ini sebagai langkah awal dilakukan pemasangan di bawah laut.

“Dari pembangunan Palapa Ring Barat ada sisi darat dan sisi lautnya, saya diberitahu kalau sisi darat sepenuhnya telah selesai. Sekarang betul-betul kabel optiknya yang digelar di sisi laut. Kabel optik ditarik, digelar di bawah laut sampai ke landing stasiun tujuan,” ujar Rudiantara.

Pemasang kabel optik di bawah laut terbagi menjadi dua batch. Batch kedua akan dilakukan di kawasan Batam – Karimun – Tebing Tinggi – Bengkalis – Siak serta segmen Daik Lingga – KualaTungkal. Proyek pemasangan kabel optik di bawah laut ini menyerap sekira 70% dari total investasi. Proyek Palapa Ring Barat ditargetkan bakal rampung pada Februari 2018, namun menurut Rudiantara penyelesaian proyek tersebut bisa dipercepat menjadi hingga akhir tahun 2017.

“Untuk Palapa Ring Barat secara kontrak seharusnya selesai pada bulan Februari 2018, tadi saya bicara dengan Pelaksana Palapa Ring Barat yang akan didorong untuk selesai di akhir 2017, Insya Allah bisa,” imbuh pria yang akrab disapa Chief RA tersebut. Dengan demikian, penggelaran kabel serat optik laut batch 2 rencananya akan segera dilaksanakan pada awal September dan ditargetkan rampung pada akhir Desember tahun ini.

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi melalui pembangunan serat optik sepanjang 36.000 km di seluruh Indonesia yang dibagi menjadi Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur. Proyek ini menjadi pintu akses telekomunikasi termasuk akses internet ke kawasan terpencil di Nusantara. (C-003/oz)***