Momen Karnaval Dongkrak Industri Kreatif Masyarakat

37

BISNIS BANDUNG- Kegiatan puncak Karnaval Kemerdekaan yang berlangsung semarak dan meriah di Kota Bandung, Sabtu (26/8) sangat diharapkan mampu mendongkrak pariwisata di Jabar hingga dampak lainnya menumbuhkan perekonomian daerah.

“Ya, manfaatnya sangat besar, karena judulnya adalah karnaval maka ini akan makin menegaskan Bandung Ibu Kota Jawa Barat sebagai pusat destinasi utama bagi wisatawan,” kata Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana di Bandung, pekan ini. DPRD Jabar secara lembaga, katanya mendukung penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan sebagai puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebagai tuan rumah, ia mengapresiasi dan tentunya membuat bangga bagi warga Jabar khususnya Bandung karena terpilih sebagai kota diselenggarakannya kegiatan megah tersebut. “Yang pasti secara kelembagaan kita mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Bandung Ibu Kota Jawa Barat sebagai tuan rumah acara puncak kemerdekaan tingkat nasional,” katanya.

Menurut dia, kegiatan itu sangat diharapkan menarik minat wisatawan dari berbagai daerah, termasuk mancanegara. “Ini akan semakin menarik para wisatawan mancanegara dan domestik,” katanya.

Ia menambahkan, dampak lain dari kegiatan itu akan mendongkrak potensi ekonomi dan industri kreatif masyarakat lainnya di Jabar, khususnya Bandung. “Insya Allah akan melejitkan potensi ekonomi dan energi kreatif masyarakat Bandung khususnya dan Jawa Barat umumnya,” ucapnya.

Bisnis Bandung melaporkan, kedatangan Presiden Joko Widodo bersama rombongan ke acara Karnaval Kemerdekaan di depan Gedung Sate disambut oleh bunyi gendang tangan yang dilakukan ratusan siswa dari sekolah dasar di Kota Bandung.

Kedatangan Presiden ke panggung acara didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, serta sejumlah pejabat negara. Mereka langsung bersalaman dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang sudah menunggu di depan panggung.
Presiden menggunakan pakaian adat Sunda, beskap ungu serta sarung batik. Ibu Negara menggunakan kebaya warna putih.

Lagu Indonesia Raya pun berkumandang menyambut kedatangan Presiden. Kumandang lagu nasional ini dipimpin oleh komposer Addie MS bersama paduan suara dari Universitas Parahyangan dan hadirin yang datang ke Gedung Sate.

Ibu Negara nampak keluar dari tempat duduknya dan memilih bergabung bersama anak-anak SD yang berada tepat berhadapam langsung dengan panggung utama untuk menyaksikan tari kolosal Sabilulungan. Tari kolosal ini merupakan hasil racikan Wawan Sofwan dan narasi dari Happy Salma. Tarian ini menceritakan mengenai kebersamaan, kebaikan untuk melawan kejahatan dan bermuara ke situasi yang harmonis. (B-002)***